Wednesday 17th January 2018

ASABRI ALIHKAN MAYORITAS INVESTASI KE PROYEK INFRASTUKTUR

By: On:

Dalam rangka mendukung program pemerintah, khususnya menggencarkan proyek pembangunan infrastruktur, PT Asabri memutuskan untuk mengalihkan mayoritas dana investasinya ke bidang infrastruktur. Peralihan tersebut dikarenakan proyek pemerintah dinilai lebih visible.

Secara bertahap, BUMN yang bergerak di bidang asuransi sosial dan pembayaran pensiun khusus prajurit TNI, anggota Polri, PNS Kemenhan dan Polri ini juga akan meninggalkan investasinya di berbagai instrumen investasi lain seperti reksa dana, saham, dan deposito.

Direktur Utama ASABRI, Letjen (Purn) Sonny Widjaja mengatakan, diperkirakan sebesar 60% dari Rp 4,5 triliun investasi ASABRI di Surat Utang Negara (SUN) akan dialihkan ke berbagai proyek pembangunan infrastruktur seperti jembatan, bandara, pelabuhan dan jalan tol.

“Pengelolaan investasi di proyek infrastruktur sangat cocok dengan karakteristik ASABRI sebagai perusahaan asuransi jiwa dan pengelola dana pensiun yang sifatnya jangka panjang. Terlebih, ASABRI sebagai korporasi BUMN tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan tapi juga ikut mendukung program pemerintah,” tutur Sonny pada acara  ‘Ngopi Bareng Media’ di kantor pusat ASABRI, Jakarta, Jumat (22/12).

Direktur Utama PT Asabri Persero Sonny Widjaja saat menjelaskan Pencapaian Kinerja Prioritas Asabri kepada media di Jakarta, Jumat (22/12). PT ASABRI terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan bagi peserta, Selain itu pada tahun 2018 ASABRI akan fokus melakukan investasi di bidang infrastruktur. Diperkirakan sebanyak 60% dan Rp 4,5 triliun akan digunakan untuk proyek tersebut di antaranya pembangunan jembatan, jalan tol, bandara maupun pelabuhan.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK

Meski belum memutuskan spesifikasi proyek apa saja yang akan dipilih, namun Sonny menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan penjajakan dengan beberapa BUMN konstruksi seperti Waskita Karya, Wijaya Karya dan Wika Realty untuk membahas kemungkinan proyek yang bisa dikerjasamakan.

Selanjutnya, pada 2018 ASABRI juga akan melanjutkan program strategis berupa Bedah Rumah Veteran melalui sinergi BUMN dalam Program Kemitraan Bina Lingkungan. Rencananya, ASABRI akan membedah sebanyak 137 rumah milik para veteran integrasi Timor Timur yang dianggap sudah tidak layak. “Kalkulasinya sekitar Rp 60 juta per unit. Kita bisa bersinergi melalui CSR BUMN sehingga bisa melakukan pembangunan itu,” ungkap Sonny.

Sementara di bidang pelayanan yang merupakan bisnis utama perusahaan, ASABRI berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan prima kepada peserta. Salah satunya menambah jumlah beasiswa pendidikan kepada dua orang anak prajurit yang cacat, gugur atau meninggal dunia. (Evi Herawati)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses