Tumbuh Besar Dan Tetap Cepat20/03/2013
Marketing Track Tumbuh Besar Dan Tetap Cepat
Didukung infrastruktur yang lengkap. Moratel mampu memberikan pelayanan inovatif dan lebih cepat dengan harga yang tetap kompetitif.

Teks: Julianto
Tak bisa dipungkiri internet sudah menjadi kebutuhan di tengah-tengah masyarakat yang semakin mobile. Sulit dibayangkan apa yang akan terjadi dengan mereka, bila sehari saja tak terhubung dengan teknologi yang mulai diperkenalkan di Indonesia pada tahun 90-an ini. Berbagai kegiatan bisa dilakukan berkat internet seperti; berkirim e-mail, chating, nonton TV, browsing atau sekadar bersosialiasi melalui sosial media.
Hal ini sudah lama disadari oleh Galumbang Menak, Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia (Moratel). Bisnis internet adalah bisnis yang tak pernah berhenti. Bisnis ini disadari atau tidak sudah mengubah pola hidup manusia. Bisnis apapun jika ingin besar, wajib didukung oleh IT. “Potensi bisnis di internet begitu besar dan makin hari internet ini makin mendominasi hidup manusia,” kata Galumbang, perihal alasan terjun ke bisnis ini.
Pada tahun 2000, Moratel membulatkan tekad terjun sebagai salah satu Internet Service Provider (ISP) di Indonesia. Langkah ini tergolong nekat, karena sudah ada beberapa perusahaan besar yang menguasai bisnis ini. Kerja keras Moratel berbuah manis, bermula dari ISP gurem perlahan tapi pasti, mereka merangkak ke posisi lima besar pemain ISP di Tanah Air. “Paling tidak sekarang, orang yang berkecimpung di dunia komunikasi, ditanya Moratel pasti tahu,” ujar Galumbang, yang juga salah satu pemegang saham Moratel.
Lantas apa strategi Moratel dalam mengembangkan bisnisnya? “Pesaing kita punya kapitalisasi, infrastruktur, dan SDM jauh lebih baik. Tapi, kita punya passion di bidang ini,” kata Galumbang Menak (GM). Dia menambahkan, dengan passion ini Moratel bisa menghasilkan inovasi-inovasi yang membedakannya dari perusahaan ISP yang lain. Service level di Moratel lebih cepat, ini yang hingga kini tetap dipertahankan. Biasanya ketika perusahaan tumbuh menjadi besar tingkat pelayanan malah melambat. Tidak demikian dengan Moratel, dari dulu sampai sekarang tetap cepat. “Untuk mencapai kondisi seperti ini tentu memerlukan strategi khusus,” katanya.
GM membocorkan bagaimana caranya agar tetap cepat dalam tingkat pelayanan kepada konsumen. Rahasianya adalah setiap Sumber Daya Manusia (SDM) di Moratel punya bisnis proses yang jelas, dan selalu dimonitor. Semua proses tersebut terukur dan tiap bulan dievaluasi. Kecepatan pelayanan menjadi sangat penting karena bisnis ini bergerak di bidang jasa. Selain harus cepat juga dalam memberikan layanan lebih friendly alias tidak terlalu formal.
Sebagai ISP, Moratel punya infrastruktur untuk mendukung layanan prima bagi konsumennya. Jaringan Fiber Optic (FO) yang dimilikinya sampai sekarang sudah membentang sepanjang 12 ribu kilometer mulai dari Pulau Jawa, Sumatera hingga Bali. Bahkan FO milik Moratel ini tak cuma membentang di Nusantara saja, tapi juga telah menjalar hingga ke Negeri Jiran, seperti Singapura dan Malaysia. Rencananya tahun ini jaringan FB Moratel akan sampai ke Kalimantan.
Tahun ini pula, rencananya Moratel akan menuntaskan pemasangan 10 ribu kilometer jaringan FO. Ini target yang terbilang nekat, pasalnya selama 5 tahun terakhir ini mereka berhasil membangun 12 ribu kilometer, kini hasil pekerjaan selama lima tahun tersebut, ditargetkan rampung hanya dalam setahun. Jelas Ini merupakan tantangan tersendiri. Memang ini tidak mudah, karena membutuhkan investasi yang tidak sedikit dan juga ada faktor ekternal seperti perizinan yang harus diurus, “Namun kami yakin bisa merealisasikan target itu,” ujar GM yang hobi bermain golf dan penggemar mobil-mobil sport. Untuk pembangunan infrastrukturnya saja, paling tidak Moratel hasus menyiapkan dana investasi sebesar US$ 150 ribu.
Secara garis besar Moratel menyediakan berbagai layanan jasa yang berhubungan dengan internet. Untuk wholesale mereka punya SuperNet, SuperNap, Metro-M serta beberapa produk yang disesuaikan dengan kebutuahan konsumen. Untuk korporasi ada layanan Jasa network solution dan enterprise solution sedangkan untuk produk consumer ada homelinks. Awalnya Moratel lebih banyak melayani operator telekomunikasi, hampir semua operator besar adalah klien kita. “Sejak dua tahun lalu kami mulai masuk ke rumah-rumah melalui TV cable Homelinks,” kata GM.
Saat ini memang cakupan wilayah Homelinks milik Moratel masih terbatas di Perumahan BSD, Serpong, Tanggerang dan Perumahan Kota Wisata, Cibubur, Bekasi. Dengan konsep marketing mix, pelanggan kini sudah bisa menikmati internet cepat dan TV kabel yang nyaman dengan harga yang sangat murah. Total yang sudah tersambung saat ini sebanyak 500 ribu rumah. Tahun ini akan ditambah lagi menjadi 500 ribu sambungan lagi di daerah Jabodetabek dan beberapa kota besar di Indonesia. Dengan hanya membayar US$ 30 - US$ 50 pelanggan sudah bisa menikmati faslitas yang ditawarkan Homelinks. Harapannya, dengan layanan ini membuat kualitas hidup pelanggan meningkat dan lebih efisien.
Terobosan lain dari Moratel di segmen enterprise, untuk perusahaan-perusahaan besar akan diluncurkan pertengahan tahun ini. Setiap perusahaan pasti ingin memiliki sistem IT yang baik, namun kendalanya investasi yang dibutuhkan sangat besar. Moratel pun menawarkan solusi, yakni perusahaan tinggal menyewa saja semua kebutuhan IT-nya kepada Moratel. Selain lebih murah dan efisien, Moratel mampu menyediakan sisitem IT sesuai dengan kebutuhan. Seperti diketahui tiap perusahaan memiliki kebutuhan IT yang berbeda. Nah, untuk mengimbangi kebutuhan di sektor enterprise Moratel tengah menyiapkan sistem IT yang dapat digunakan untuk sektor pendidikan. Setelah itu, kata GM, perusahaan ini akan mulai menggarap sektor perkebunan.
Laporan Terkait
Laporan Khusus | Opini | Rubik | Marketing Track | Berita | Event | Foto@2013 BUMN Track. All Right ReservedGedung Sarinah Lt 13 JL.MH. Thamrin Jakarta Pusat 10350Telp: 021-3144843 email: redaksi@bumntrack.co.id