BUMN Buka Peternakan Sapi di Australia04/07/2013
berita BUMN Buka Peternakan Sapi di Australia
Keinginan Menteri BUMN Dahlan Iskan agar Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Perum Bulog, dan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia mengajukan proposal pengadaan satu juta hektare lahan peternakan sapi di Australia tampaknya mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan.

"Baguslah. Itu saya rasa menopang ketahanan pangan, asal proper," ujar Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di Jakarta, Rabu (3/7).

Sementara Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi mengatakan, langkah tersebut bisa menopang kekurangan pasokan daging sapi. Pasalnya, untuk swasembada daging selama kurun waktu 5-10 tahun ke depan Indonesia harus memiliki 60 juta ekor sapi.

Bachrul menambahkan, lahan di Indonesia yang tidak mencukupi telah menyebabkan Australia menjadi negara yang ideal untuk pengembangan peternakan. Ditambah lagi, pemerintah setempat juga memberi keleluasan kepada investor asing untuk berinvestasi tanah sebesar-besarnya.

Bahkan, Bachrul menyebutkan terdapat perusahaan Indonesia di Negeri Kanguru, yakni Oceanic, yang mempunyai luas lahan dua kali Pulau Bali. “Di sana mereka melakukan peternakan ada 20-60 ribu (sapi)," tuturnya.
Laporan Terkait
Laporan Khusus | Opini | Rubik | Marketing Track | Berita | Event | Foto@2013 BUMN Track. All Right ReservedGedung Sarinah Lt 13 JL.MH. Thamrin Jakarta Pusat 10350Telp: 021-3144843 email: redaksi@bumntrack.co.id