Thursday 14th December 2017

Government in Business- Friend or Foe?

By: On:

Buku yang ditulis oleh mantan petinggi di BUMN Singapura, Temasek, dan sektor swasta ini layak dibaca oleh para direksi BUMN maupun mereka yang duduk di pemerintahan saat ini. Sesuai dengan judulnya, buku ini mengupas tuntas tentang peran pemerintah dalam dunia bisnis. Seperti diketahui, secara umum negara-negara di dunia terpecah menjadi dua ketika  melihat apakah pemerintah ikut campur alam dunia bisnis. Di negara-negara maju pemerintah hanya memberikan regulasi saja, tidak ikut secara langsung menangani bisnis. Sebaliknya di negara berkembang, selain membuat peraturan pemerintah  juga masih terjun langsung ke dunia bisnis melalui perusahaan negara atau state own enterprise (SOE.)

 

Meski buku ini menampilkan kasus pemerintah dan pelaku bisnis di Singapura, namun sangat relevan dengan yang ada praktik binsis pemerintah di Indonesia.  Lihat saja buku yang terdiri dari delapan bab utama ini, mengetengahkan tema yang memang terjadi baik di Singapura maupun negara lain termasuk Indonesia.  Seperti  persaingan, praktik korupsi, politik dan retorika, insentif investasi, prioritas sosial termasuk moral hazard.

 

Buku ini jadi menarik untuk dibaca karena isu yang berkembang saat ini di Indonesia banyak dibahas. Seperti apakah masih layak pemerintah ikut berbisnis di tengah persaingan yang makin sengit. Untuk menjawab pertanyaan itu, penulis mengupasnya dalam dua bab. Satu bab menganalisa kapan sebaiknya pemerintah ikut terjun ke kancah bisnis, dan bisnis seperti apa yang layak dikelola pemerintah. Di bab berikutnya secara paradoks penulis mengungkapkan bagaimana caranya pemerintah meninggalkan bisnis.

 

Di tengah sorotan kinerja yang tak optimal dari BUMN yang ada di tanah air, buku ini bisa menjadi referensi bagaimana pemerintah dapat mengelola bisnisnya secara lebih baik. Harus diakui model pengelolaan BUMN yang ada di Indonesia belum sebaik Singapura dan  Malaysia. Di Singapura, Temasek sudah menjadi pelaku bisnis dunia. Sementara Petronas Malaysia sudah jauh meninggalkan Pertamina. Di kedua negara tersebut peran pemerintah cukup besar dalam mendukung perkembangan perusahan pelat merah. Intinya buku ini memang wajib dibaca oleh pelaku dan pengatur BUMN.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses