Wednesday 13th December 2017

KEMENPAR HADIRKAN TIGA PUSAT INFORMASI WISATA DI PALEMBANG

By: On:

Menyusul peresmian Tourism Information Center (TIC) di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Juni 2017 lalu, TIC atau titik pusat informasi wisata akan segera hadir di Palembang. Kehadiran TIC di Bumi Sriwijaya oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) itu sekaligus menyambut digelarnya Asian Games 2018 di Palembang dan DKI Jakarta.

Ketiga titik pusat informasi wisata di Palembang masing-masing berada di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Benteng Kuto Besak, dan Jakabaring Sport City. Nantinya, pembangunan fisik ketiganya akan diserahkan kepada pemerintah daerah atau pelaku usaha.

Staf Khusus Menteri Pariwisata RI, Judi Rifajantoro dalam pertemuan dengan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, pejabat Pemprov, pejabat BUMD/BUMN, Asosiasi Perjalanan dan Wisata, serta Consultan Group de Regent di Palembang, Selasa (31/10) menjelaskan, kerja sama pengelolaan TIC antara Pemprov Sumsel, PT Angkasa Pura II dan Consultan Group de Regent itu menjadi media promosi Pesona Indonesia atau “Wondorful Indonesia” pada momen Asian Games 2018 di Palembang dan DKI Jakarta.

“Menteri Pariwisata juga telah mengarahkan bahwa Asian Games di Palembang-Jakarta pada 2018 harus dijadikan momen atau pintu gerbang promosi Pesona Indonesia,” kata Judi didampingi tim Consultan Group de Regent (Ahmed Kurnia, Ahmad Kuseini, dan SH Soetarto).

Judi menjelaskan, media atau konten Tourism Information Center itu akan menjadi tanggung jawab Kementerian Pariwisata, karena informasi yang disajikan nantinya tidak hanya promosi wisata mencakup lokasi, hotel maupun pusat belanja, tetapi juga memberikan informasi yang mencerdaskan tentang Indonesia kepada para pengunjung atau wisatawan mancanegara.

Ahmed Kunia mengatakan, pengoperasian tiga titik TIC di Palembang perlu segera dilakukan mengingat tes-tes even Asia Games sudah mulai berlangsung, di mana peserta dan pengunjung asing mulai berdatangan. “Khusus di kawasan Jakabaring Sport City, pengelolaan informasi dilakukan bergerak atau TIC mobile, karena kawasan olahraga itu cukup luas dan jarak venue pertandingan dan lomba berjauhan,” jelas Ahmed Kurnia.

Akhmad Kusaeni menambahkan, TIC akan sangat membantu para atlet dan official serta wisatawan, seperti ketika pelaksanaan Asian Games di Korea Selatan diliput sekitar 7.000 orang jurnalis media cetak, elektronik, dan online. “Hal yang sama juga berlaku pada Asian Games di Indonesia. Ini menjadi dahsyat dalam promosi Pesona Indonesia”, katanya.

Dikelola Profesional

Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin meminta pengelola TIC harus memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bekerja secara profesional. Pihaknya akan melibatkan para mahasiswa Poltek Pariwisata Sumsel untuk turut mendukung keberadaan TIC tersebut.

Khusus TIC Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Gubernur meminta Kepala PT Angkasa Pura II Palembang agar membantu dan menjadi tanggung jawabnya menyelesaikan fisik TIC di lokasi bandara.

Alex juga meminta agar informasi Asian Games di Palembang dapat terus ditingkatkan terutama di kawasan venue pertandingan atau lomba, seperti arena dayung Jakabaring Sport City yang saat ini menjadi yang terbaik di dunia.

“Termasuk nantinya toilet-toilet portable sebanyak 30 unit sudah disediakan dapat diinformasik melaui TIC. Toilet seharga 600 juta rupiah per unit itu akan kita tambah lagi nantinya menjelang Asian Games.” kata Alex Noerdin.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses