Saturday 24th June 2017

MEMBANGUN HARAPAN PELAKU INDUSTRI MEDIA CETAK

By: On:

1Penghujung tahun 2016, Serikat Perusahaan Pers (SPS) sebagai Asosiasi Perusahaan Penerbit Media Cetak seluruh Indonesia menggelar Media Industry Outlook (MIO). Forum

yang mempertemukan pelaku industri media (khususnya cetak), pengiklan, industri periklanan, lembaga riset dan pembaca ini mengangkat tema “Menerka Ekspektasi Pengiklan terhadap Industri Media Cetak tahun 2017.”
MIO dihelat berangkat dari amatan SPS bahwa seringkali media yang telah menyajikan konten-konten bagus dan mendalam namun belum menjadi daya tarik para pengiklan dan pembacanya. Belum lagi situasi makro ekonomi yang mengakibatkan banyak pengiklan mengurangi belanja iklannya di media cetak.

Ditemui disela-sela kegiatan, Ketua Harian SPS Pusat Ahmad Djauhar mengatakan bahwa bagi media cetak, konten dan audiens adalah hal penting dalam industri ini. “Faktor utama audiens membeli koran, majalah dan tabloid utamanya karena isi atau kontennya,” ujar Djauhar. Dengan tersedianya konten yang bagus dan menarik, imbuh Djauhar, juga akan mendorong pengiklan untuk memilih sebuah media. “Media yang memiliki konten bagus dan tepat menyasar pembacanya, tentu akan digemari pula oleh pengiklan,”katanya.

Kegiatan yang berlangsung di Hall Dewan Pers Jakarta, Rabu (30/11) ini diikuti oleh sekitar 100 peserta. Kelima narasumber mewakili unsur media, industri periklanan, pengiklan dan lembaga riset. Mereka adalah Priscilla Diana Airin – Direktur Perseroan MNC Group, Auri Jaya – Direktur Bisnis & IT Jawa Pos Group (JPNN), Irfan Ramli – Presiden Direktur Hakuhodo Indonesia, Hellen Katherina – Direktur Media Nielsen Indonesia dan Arief Prabowo – Vice Presiden Corporate Communication PT Telkom Indonesia Tbk.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses