Monday 11th December 2017

Strategi Mengelola Pebisnis Akar Rumput

By: On:

dinamikaBesarnya jumlah pengusaha yang tergolong UMKMK tersebut mencapai 23,2% dari total penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa. Tenaga kerja yang terlibat dalam bisnis ‘akar rumput’ tersebut mencapai 97,30% dari total angka penyerapan tenaga kerja secara nasional. Sementara kontribusi sektor UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi nasional juga sangat signifikan, dengan menyumbang 58,92% terhadap

Produk Domestik Bruto (PDB). Data Kementerian Koperasi dan UKM tersebut memperlihatkan potensi bisnis yang besar sehingga populasi UMKM di Indonesia termasuk salah satu yang terbesar di dunia.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad pun mendorong kemajuan UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional. “Industri jasa keuangan harus terus menjadikan UMKM sebagai sektor prioritas, sehingga kontribusi UMKM semakin besar dalam mendorong kemajuan dan penguatan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Maka beralasan bila pemerintah memberikan perhatian pada segmen ini dengan mendirikan PT Permodalan Nasional Madani (Persero). BUMN tersebut diarahkan untuk menjadi lembaga pembiayaan terkemuka dalam meningkatkan nilai tambah secara berkelanjutan bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK) dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG). Untuk itu berbagai terobosan dilakukan untuk dapat memberikan pembiayaan ke segmen UMKMK dengan kemampuan yang ada berdasarkan kelayakan usaha serta prinsip ekonomi pasar. Segmen ‘akar rumput’ tersebut mendapat porsi perhatian pemerintah lantaran menjadi salah satu

 

 

 

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses