Wednesday 17th January 2018

Telkom Hadirkan Warung Internet Digital Melalui WiCo 2.0

By: On:
Era digital tak dapat dipisahkan dari penggunaan internet.  Kebutuhan akan koneksi jaringan dunia maya itu tak pelak turut menyasar para pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Sebagai upaya meningkatkan penetrasi internet broadband ke seluruh pelosok NKRI, khususnya untuk memberdayakan pelaku UMKM, PT Telkom meluncurkan WiFi Corner 2.0 (WiCo 2.0). Selain dihadiri direksi Telkom dan beberapa Dirut anak perusahaan Telkom,  turut hadir pula Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI Agus Muharram beserta jajaran Kementerian KUKM RI.
Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan mengatakan, WiCo 2.0 merupakan wujud partisipasi Telkom dalam mengembangkan kewirausahaan Indonesia serta mencetak pejuang UMKM yang tangguh dan mandiri. Kehadirannya kian memperluas peluang bisnis digital bagi masyarakat Indonesia, khusunya kaum hawa.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan memberikan kata sambutan saat peluncuran layanan internet WiFi unggulan berbasis jaringan fiber optik, yakni WiFi Corner 2.0 (WiCo 2.0) di Jakarta, Kamis (28/12). WiCo 2.0 ini merupakan salah satu bentuk partisipasi aktif Telkom dalam mengembangkan kewirausahaan Indonesia serta mencetak pejuang UMKM yang mandiri dan berkontribusi nyata bagi kemajuan perekonomian bangsa.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK

“Melalui WiCo 2.0, pemilik bisnis warnet konvensional dapat meremajakan kembali bisnisnya. Sedangkan bagi kalangan rumah tangga pemilik usaha mikro, terbuka peluang untuk memasuki bisnis digital dengan sangat mudah,” jelas Dian dalam peluncurkan WiCo 2.0 di SME Tower, SMESCO, Jakarta, Kamis (28/12).
Dian menjelaskan,  Telkom memasang tarif penggunaan Wifi Rp 3.500 untuk dua jam pemakaian Wifi kepada pemilik usaha.  Namun, pemilik bebas menaikkan biaya tersebut menyesuaikan dengan fasilitas yang tersedia di masing-masing corner.  “Dari harga 3.500 per dua jam itu kita terapkan bagi hasil 50:50 antara Telkom dan pemilik. Besaran harga di konsumen bebas ditentukan pemilik usaha,” jelas Dian.
Tahun ini,  Telkom menargetkan 50.000 titik WiCo yang dapat digunakan masyarakat. Masing-masing WiCo yang menawarkan paket high speed internet sampai dengan 100 Mbps itu dapat aktif digunakan dalam radius +/-50 meter.
Proses pendaftaran dan pengelolaan layanan WiCo 2.0 seluruhnya telah dilakukan secara digital melalui mobile apps yang dapat diunduh di Google Play dan App Store dengan nama “MyWiCo”.
Masyarakat Digital
Untuk mewujudkan masyarakat digital Indonesia, Telkom juga meluncurkan layanan WiFi Station. Produk tersebut merupakan jawaban atas munculnya fenomena WiFi everywhere dan Bring Your Own Device (BYOD), di tempat publik seperti sekolah, kampus, ruko, co-working- space, public space, resto, café atau depot.
WiFi Station memiliki berbagai fitur yang bermanfaat bagi para pelaku bisnis. Fitur Login ID Customization, misalnya, memungkinkan penyediaan koneksi internet yang aman. Fitur Welcome Page Customization memudahkan pelaku bisnis untuk menciptakan brand image dari bisnisnya melalui layanan WiFi internet. Selain itu, pelaku bisnis juga dapat meningkatkan customer engagement melalui fitur Customer Profiling.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan (kedua kiri) bersama Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI Agus Muharram (ketiga kiri), Direktur Utama LLP-KUKM Emilia Suhaimi, Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Abdul Kadir Damanik dan Deputi Bidang Produksi & Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta saat peluncuran layanan internet WiFi unggulan berbasis jaringan fiber optik, yakni WiFi Corner 2.0 (WiCo 2.0) di Jakarta, Kamis (28/12). WiCo 2.0 ini merupakan salah satu bentuk partisipasi aktif Telkom dalam mengembangkan kewirausahaan Indonesia serta mencetak pejuang UMKM yang mandiri dan berkontribusi nyata bagi kemajuan perekonomian bangsa.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK

Dian mengungkapkan, kemudahan membentuk brand image bisnis yg positif juga menjadi salah satu alasan mengapa WiFi Station menjadi pilihan yang tepat bagi para pelaku bisnis.
“Seiring dengan perkembangan era digital, kebutuhan untuk bekerja secara kolaboratif dan co-creation menjadi kebutuhan pokok. Layanan WiCo 2.0 dan WiFi Station merupakan  upaya Telkom untuk mengembangkan masyarakat digital sekaligus menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,” pungkas Dian.
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses