BERITACSR
Trending

Pegadaian Gandeng Tujuh BUMN Garap Pemasaran Produk Bersama

Pegadaian gandeng tujuh BUMN pasarkan produk (Foto: Eka/Bumntrack)

Jakarta, Bumntrack.com – Dalam rangka keagenan, Pemasaran Produk, dan Layanan antar perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pegadaian (Persero) menjalin kerja dengan Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (Hipmikindo) dan tujuh perusahaan Badan BUMN. Tujuh perusahaan BUMN tersebut adalah Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), Askrindo Insurance, PT Balai Pustaka (Persero), PT Pelni (Persero) dan Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI).

“Untuk mengembangkan bisnisnya, Pegadaian membuka jalinan kerjasama dengan berbagai BUMN, perusahaan swasta, perguruan tinggi, dan asosiasi. Sinergi ini memberikan kesempatan untuk bekerjasama dalam penjualan dan pemasaran produknya dengan mengoptimalkan kanal distribusi dan media komunikasi BUMN lain. Sehingga dapat memberikan keuntungan untuk kedua belah pihak,” kata Direktur Utama Kuswiyoto di Double Tree Jakarta, Kamis (29/7).

Sebelumnya, Juni 2019 Pegadaian sudah menjalin kerja sama dengan tiga BUMN lain yaitu PT Garuda Indonesia (Persero), PT Perkebunan Nusantara lll (PTPN lll), dan PT Tabungan dan Asuransi Pensiunan (Persero) Taspen. Sehingga tercatat hingga saat ini Pegadaian sudah menjalin kerja sama dengan 10 perusahaan BUMN.

Menurutnya, Sumber daya yang dimiliki Pegadaian dapat dioptimalkan oleh semua pihak, sehingga sinergi untuk mewujudkan One Family, One Nation, One Vision to Excellence semakin nyata. “Dengan adanya  penandatanganan kerja sama dan nota kesepahaman, kami meyakini akan membawa dampak positif di usaha seluruh perseroan dan lembaga yang terlibat,” terangnya.

Penandatanganan ini bertujuan untuk memanfaatkan kemampuan masing-masing pihak dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bisnis usaha, sesuai bidang masing-masing BUMN tersebut.

Dia menjelaskan, hingga  Juni 2019 jumlah nasabah Pegadaian telah melebihi target yaitu 12,1 juta jiwa. Hal ini didukung dengan produk-produk unggulan seperti Pegadaian Digital Service (PDS), Tabungan Emas bekerjasama dengan Tokopedia, dan Kredit Cepat Aman (KCA).

Kuswiyoto berharap adanya kegiatan penandatangan kerjasama dan nota kesepahaman ini akan membuat seluruh karyawan BUMN dan Pengusaha UMKM mendapatkan keuntungan satu sama lain. Menurut dia, kegiatan tersebut sangat penting untuk mengoptimalkan setiap kekuatan yang ada sehingga pada akhirnya tidak hanya dapat mengembangkan bisnis masing-masing perusahaan, namun juga dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa kedua perusahaan dan lebih jauh lagi juga dapat memberikan kontribusi positif pada negara.

“Ratusan ribu karyawan BUMN serta puluhan juta pengusaha UMKM merupakan pasar strategis bagi Pegadaian. Potensi pasar di industri gadai masih terbuka luas yang belum tergarap, sehingga ini diharapkan memberikan manfaat bagi semua pihak”, ujarnya.

Sebelumnya, Pegadaian sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), sebagai bentuk sinergi bisnis antar perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kerja sama tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi antar BUMN penjualan produk.

Untuk diketahui, sinergi dengan asosiasi dan BUMN ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Nota Kesepahaman Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi, Direktur Pengendalian Usaha RNI Agung P. Murdanoto, Ketua Umum HIPMIKINDO Maz Pandjaitan, Direktur Utama Jamkrindo Rendi Anto, Direktur Utama Askrindo Insurance Andrianto Wahyu Adi, Direktur Utama Balai Pustaka Achmad Fachrodji, Direktur Utama Pelni  Insan Purwarisya L Tobing dan Direktur Utama PNRI Djakfarudin Junus.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close