CEO NOTES

Bergerak Sambil Memberi Teladan

Kunci sukses dirinya adalah keterbukaan komunikasi, memberi teladan serta konsisten antara perkataan dan perbuatan. Ia ingin menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.

Alunan musik blues sayup-sayup terdengar di ruang kerja Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo, Randi Anto. Di balik cahaya matahari yang mengintip dari sudut jendela, tumpukan file yang berjejer rapi di atas meja kerja seakan siap untuk menantang rutinitas hari itu. Randi mengaku, musik dapat membangkitkan mood dan menciptakan kesan rileks bagi dirinya. 

Perjalanan hidup yang dilalui oleh anak ketiga dari enam bersaudara ini penuh dengan perjuangan. Di saat ia sedang membutuhkan sosok ayah sebagai panutan, Sang Pencipta justru mengambilnya. Sang ayah berpulang saat Randi masih duduk di bangku SMA. Alhasil, ibunda bertanggung jawab mengambil alih segala urusan rumah tangga seorang diri.

Didikan akan sikap mandiri dan kedisiplinan senantiasa ditekankan oleh sang ibu kepada keenam anaknya. Mereka pun tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, tak terkecuali Randi. Kepergian ayahanda mendorong mereka untuk belajar mengurusi diri sendiri, termasuk untuk urusan merawat kendaraan masing-masing. Kata Randi, laki-laki perempuan sama saja. 

“Contohnya dalam urusan sepeda motor, saya hanya bantu adik saya yang perempuan untuk mengganti kalau bannya bocor, tapi kalau hanya untuk membongkar atau mengganti lampu sen ya dia kerjakan sendiri pakai obeng. Jadi kita memang terlatih untuk me-manage diri sendiri,” kenangnya dengan tersenyum.

Setelah menamatkan sekolah, Randi bertekad untuk segera bekerja agar tak membebani orangtua. Maklum, ketiga adiknya masih membutuhkan biaya yang cukup besar untuk merampungkan sekolahnya mereka. Tak terlampau sulit, sebab beberapa instansi telah menimangnya. Namun, pria kelahiran 12 April 1961 ini melakukan seleksi dengan beberapa pertimbangan, dan pilihannya jatuh pada Bank BRI sebagai instansi pertama baginya untuk memasuki dunia kerja.

Memberi Contoh

Salah satu nilai kehidupan yang diwarisi orangtua yang paling ia ingat adalah tentang prinsip keterbukaan. Sang ibu juga menekankan pada keenam anaknya agar menjadi diri sendiri dan senantiasa bertanggung jawab atas keputusan yang mereka ambil. Hal kecil saja, Randi memberi contoh kepada staf-nya agar menggunakan fasilitas kantor sesuai dengan kapasitasnya. “Jadilah sesuai porsinya, tidak dilebih-lebihkan. Misalnya, kendaraan dinas ya digunakan untuk kebutuhan pekerjaan saja, jangan digunakan untuk kepentingan pribadi. Dengan begitu hidup kita menjadi lebih nyaman,” ujarnya. 

Randi juga berfilosofi, untuk meresapi nilai-nilai kehidupan hendaklah seseorang selalu melihat ke bawah. Namun untuk mencapai sebuah prestasi lihatlah ke atas. Meniru sebuah pepatah ‘Di atas langit masih ada langit’. “Kita harus bisa mengimbangi kedua hal tersebut. Tugasnya kita cuma satu, jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain,” pesannya.

Rasa syukur itupun ia resapi ketika ditunjuk menjadi Direktur Utama Perum Jamkrindo. Pengalaman leadership yang ia dapatkan selama 32 tahun berkiprah di BRI, ia bawa ke perusahaan penjaminan plat merah ini. Tentu saja, menyesuaikan dengan kebutuhan dan iklim yang berkembang di Jamkrindo.

Mewarisi nilai kehidupan dari sang ibu, peraih gelar MBA dari St. Louis University, USA ini juga menekankan prinsip keterbukaan dalam membangun komunikasi dengan para staf. Hal ini dilakukan agar pesan-pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami bersama, sehingga jika suatu saat menghadapi sebuah tantangan bisa segera terselesaikan. 

Kedua, pria yang selalu tiba di kantor pada pukul 7 pagi ini juga teguh untuk memberi teladan kepada para karyawannya. “Dulu, saya masih melihat ada karyawan yang santai-santai padahal sudah mendekati batas jam masuk. Sejak itu saya hilangkan toleransi 10 menit, saya minta Kadiv SDM untuk menetapkan jam masuk pada 7.30, tidak ada toleransi lagi. Titik,” tegasnya.

Prinsip berikut yang ia pegang adalah bersikap konsisten lalu kemudian participating leadership. “Penilaian seseorang adalah dari seberapa besar peran atau partisipasinya dalam berkontribusi bagi perusahaan. Dari sana tentu ada reward and punishment yang diberikan,” kata Randi.

Kepada para karyawan, Randi tak pernah bosan untuk menyulut semangat perubahan. Di beberapa kesempatan tatap muka ia mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi Perum Jamkrindo ke depan akan semakin besar. Hal ini menuntut kesiapan dari semua insan Jamkrindo untuk lebih optimal dalam melaksanakan kegiatan perusahaan, baik berupa program pemerintah dan bisnis penjaminan lainnya maupun kreativitas dan inovasi. 

Dirinya juga mengingatkan akan perlunya mengedepankan efisiensi, meningkatkan produktivitas dan harus jeli dalam melihat risiko bisnis. “Yang tak kalah penting bagi seluruh insan Jamkrindo ialah harus dapat mengembangkan diri dengan lebih membuka wawasan yang lebih luas lagi. Jangan hanya diam ditempat, harus berani  keluar dari zona nyaman dan berkolaborasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,” tegas Randi.

Karena itulah, di bawah kepemimpinannya, Randi selalu menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang solid dan terbuka, baik antar jajaran Direksi dan  manajemen  Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor Cabang hingga Kantor Unit Pelayanan diseluruh wilayah Indonesia. 

Musik dan Buku

Di tengah padatnya rutinitas kerja, Randi senantiasa berusaha menjaga keseimbangan waktu antara pekerjaan dan keluarga. Khususnya dalam hal komunikasi, ia selalu menjaga kualitas komunikasi dengan istri dan kedua putrinya. 

Salah satu kebiasaannya untuk menghilangkan penat adalah dengan mendengarkan musik. Jenis musik yang ia gemari adalah blues, jazz dan slowrock. Bahkan, jika kondisi hatinya sedang kurang baik, ia sengaja mendengarkan musik menggunakan earphone dan memutar maksimal volumenya. 

Selain musik, penyaluran hobi berikutnya adalah dengan membaca. Tidak seperti musik yang hanya menikmati beberapa genre tertentu, Randi melahap segala jenis buku bacaan. “Dari kecil saya dididik untuk gemar membaca dan keterusan sampai sekarang. Semua jenis buku saya lahap,” ceritanya seraya mengaku bahwa hobi tesebut juga menurun ke kedua buah hatinya.

Untuk menjaga harmonisasi dengan keluarga, tiap akhir pekan dirinya berusaha berukumpul atau jalan bersama. Agenda termudah untuk mencapai kata sepakat dari kedua putrinya adalah toko buku. “Sekarang ini kalau mau ajak mereka jalan kita mesti booking jauh-jauh hari. Tapi kalau sudah ada agenda ke toko buku, pasti mereka setuju dan bersedia jalan semua,” katanya seraya tersenyum.

Meski kebersamaan itu hanya bisa dilaluinya di akhir pekan, ia tak berkecil hati. Sebab yang terpenting, kata kakek satu cucu ini, adalah menjaga keterbukaan dan kualitas komunikasi dengan keluarga sehari-hari dengan memanfaatkan berbagai kemudahan teknologi komunikasi “zaman now”. Ia pun merasa sangat senang, karena kedua putrinya senantiasa terbuka bercerita dengannya, dari hal-hal umum hingga yang sifatnya pribadi.

Sebagai orangtua, Randi mengaku tidak pernah membatasi pilihan mereka. Yang dilakukan hanyalah mengawasi dan memberikan kepercayaan penuh. “Saya sudah membekalinya di sekolah yang baik, jadi saya percaya mereka sudah mempunyai batasan untuk menjaga diri, sudah tau mana yang boleh mana yang tidak,” ungkapnya.

Mengenalkan Jamkrindo

Rutinitas hari kerja yang dilalui Randi relatif teratur. Sebelum jam 6 pagi, ia sudah berangkat ke kantor. Sesampainya di tempat kerja, ia melakukan light breakfast sambil membaca beberapa surat kabar nasional untuk mendapatkan update informasi. “Jadi kalau saya masuk korannya belum ada, sory, pasti saya teriak,” selorohnya. Selesai melakukan rutinitas tersebut, ia bergeras salat duha sebelum akhirnya memulai pekerjaannya. 

Kepada Jamkrindo, ia menaruh harapan besar. Bahwa suatu saat perusahaan ini harus berjaya membawa semangat perubahan. “Kalau bahasa saya, dari yang awalnya pasif atau menjadi receiver saja, sekarang harus berubah. Dia harus menjadi taker yang memiliki kemampuan dan kapabilitas yang diperhitungkan,” ungkapnya.

Selanjutnya, ia juga berharap agar suatu saat nama Jamkrindo dikenali dengan baik oleh publik dari berbagai lapisan. Layaknya brand-brand perusahaan besar yang dikenal dengan core business-nya, begitupula dengan Jamkrindo yang unggul dalam bisnis penjaminan kredit serta berperan besar dalam pengembangan UMKM Indonesia.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close