BERITA

Serikat Pekerja Dukung Bos BRI Tolak Jadi Dirut BTN

RUPSLB BTN
RUPSLB BTN

Jakarta, Bumntrack.co.id – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank BTN memutuskan menangkat Suprajarto menjadi Direktur Utama yang sebelumnya menjabat sebagai direktur utama Bank BRI. Bos BRI mengaku tidak diajak berdiskusi terlebih dahulu, bahkan mengetahui hal tersebut melalui media. Oleh Sebab itu, dirinya menolak dan mundur dari Dirut BTN.

Menyikapi hal tersebut, Serikat pekerja BTN dan BRI mendukung langkah Suprajarto menolak keputusan RUPSLB yang mengangkat sebagai direktur utama BTN. Selain itu, pihaknya meminta kementerian BUMN untuk menerapkan prinsip-prinsip Good Governance dalam pelaksanaan karis bankir dilingkungan BUMN.

“Kami meminta kepada Menteri Negara BUMN untuk menghormati prinsip-prinsip Good Governance dan pelaksanaan manajemen karir bagi bankir dilingkungan BUMN melalui talent management system yang fair,” kata Ketua Umum SPBRI, Ruslina Harsono dan Ketua Umum DPP SP BTN, Satya Wijayantara di Jakarta, Jumat (30/8).

Pihaknya menilai pemberian tugas dirut BTN kepada Suprajarto berpotensi menimbulkan kemarahan bagi ribuan alumni bank BRI yang tersebar di seluruh Indonesia. Pasalnya kapasitas BRI lebih besar daripada BTN.

“Sesungguhnya pemberian tugas kepada Suprajarto sebagai Dirut Bank BTN setelah sebelumnya menjabat sebagai Dirut Bank BRI pada dasarnya sebuah pelecehan profesi yang berpotensi menimbulkan kemarahan bagi ribuan alumni Bank BRI dan Bank BTN. Karena penugasan diberikan dari Bank BRI kepada Bank BTN yang dari ukuran kapasitasnya Bank BTN jauh lebih kecil dari Bank BRI (asset Bank BTN 25% asset Bank BRI).

Pihaknya meminta kepada seluruh pejabat dilingkungan BUMN untuk menahan diri dengan tidak mengambil keputusan politik apapun sampai dengan pelantikan Presiden Jokowi tanggal 10 Oktober 2019 sesuai dengan himbauan Ketua KSP Pak Muldoko.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close