BERITA

Sebanyak 40 Tenaga Ahli Konstruksi Ambil Bagian di Workshop BIM

Jakarta, Bumntrack.co.id – Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait kompetensi Tenaga Ahli Konstruksi, DPN Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (Intakindo) menggelar acara Building Information Modelling (BIM) untuk Tenaga Ahli Jasa Konstruksi dan Uji Kompetensi Sertifikat Keahlian Utama Bidang Teknik Bangunan Gedung, Manajemen Konstruksi dan Manajemen Proyek di Hotel Faletehan I, Melawai, Jakarta.

“Kegiatan ini diikuti 40 peserta dari Jabodetabek. Pesertanya merupakan tenaga ahli jasa kontruksi yang telah memiliki pengalaman di bidang konstruksi lebih dari sepuluh tahun,” kata Ketua Umum Intakindo Joko Soepriyono di Jakarta, Jumat (31/8).

Kepemilikan sertifikat kompetensi kerja, lanjut Joko, merupakan kewajiban bagi para pekerja konstruksi seperti yang telah diatur pada UU No 2 Tahun baru 2017 tentang Jasa Konstruksi. Pada tahun 2019 ini pemerintah tengah mempersiapkan SDM dan pembangunan infrastruktur..

“Saat ini jumlah tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikat masih sedikit. Hingga tahun 2018, jumlah tenaga kerja yang bersertifikat hanya 616.000 orang yang terdiri atas 419.000 tenaga kerja terampil dan 197.000 tenaga kerja ahli. Total tenaga kerja konstruksi sebesar 8,3 juta orang atau 7,4%,” tambahnya.

Tahun 2019, Pemerintah sendiri berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) menargetkan sebanyak 512.000 orang tenaga kerja konstruksi bersertifikat atau 10 kali lipat dari rata-rata capaian tahunan program sertifikasi dari 2015-2018, sebanyak 50.000 orang seperti yang telah diinstruksikan Presiden Joko Widodo saat acara penyerahan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di Ji-Expo Kemayoran, Oktober 2018 lalu.

Sementara pada kesempatan yang sama, Sekjen Intakindo Sigit Adjar Susilo mengatakan workshop sendiri berlangsung selama dua hari. Peserta diberikan sejumlah materi yang disuguhkan oleh para pakar yang berasal dari Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Ditjen Cipta Karya, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR dan Solutions Representatif Office Indonesia.

“Adapun materi yang disampaikan Pengenalan BIM secara umum, Platform Perencanaan Aksitektur Kedepan, Upaya penjembatanan antara desain struktur dan konstruksi bangunan, Presiden pelaksanaan konstruksi melalui teknologi pemindaian, Trimble Solution for insfrastructure projects, Implementasi BIM di Indonesia untuk proyek bangunan gerak dan proyek infrastruktur dan proses assessment tenaga ahli utama,” pungkasnya.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close