BERITA

Semester I/2019, Laba Bersih BRI Naik 8,2 Persen

RUPSLB BRI
RUPSLB BRI

Jakarta, Bumntrack.co.id – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank BRI menyetujui mundurnya Suprajarto sebagai dirut dan mengangkat Sunarso sebagai Direktur Utama. Selain menyetujui perubahan pengurus perseroan, dalam RUPSLB juga dibahas kinerja keuangan BRI hingga akhir Semester I Tahun 2019.

“Secara konsolidasi, kinerja BRI tumbuh positif secara berkelanjutan. Hal ini tercermin dari sisi profitabilitas. Laba bersih Bank BRI tercatat sebesar Rp16,16 triliun atau tumbuh 8,2 persen yoy. Pencapaian ini didukung oleh penerapan strategi bisnis bank yang konsisten, terlihat dari pertumbuhan kredit dan kualitas kredit yang baik, pertumbuhan alternative income seperti fee based income, recovery dan efisiensi biaya yang cukup terjaga, baik dari sisi biaya operasional maupun biaya pencadangan kredit,” kata Corporate Secretary PT BRI, Hari Purnomo di Jakarta, Senin (2/9).

RUPSLB tersebut juga menyetujui Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) yang memuat perubahan trigger level, Opsi Pemulihan (Recovery Options), dan/atau pemenuhan kecukupan dan kelayakan instrumen utang atau investasi yang memiliki karakteristik modal yang dimiliki. Pada 2018, Perseroan telah melakukan evaluasi dan pengkinian terhadap Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan sebagai tindak lanjut pemenuhan kewajiban sesuai POJK Recana Aksi (Recovery Plan). Salah satu aspek yang dikinikan dalam Rencana Aksi (Recovery Plan) adalah terkait dengan perubahan indikator / trigger level Permodalan (CAR).

“Perubahan trigger level Permodalan (CAR) Perseroan yaitu dari sebelumnya 13,125 persen s/d kurang dari 14 persen menjadi 14,75 persen s/d kurang dari 15,5 persen. Perubahan tersebut sejalan dengan perubahan Kewajiban Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) Perseroan yang berlaku pada tahun 2019 sesuai dengan POJK Nomor 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum,” terangnya.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close