BERITA

Jasa Raharja Gerak Cepat Beri Santunan Korban Kecelakaan Tol Cipularang

Kecelakaan di Tol Cipularang
Kecelakaan di Tol Cipularang

Jakarta, Bumntrack.co.id – Terkait kecelakaan beruntun yang terjadi di tol cipularang, PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat untuk menyalurkan santunan kepada korban meninggal. Empat korban meninggal yang sudah terindetifikasi langsung diberikan santunan pada sore harinya.

“Kecelakaan di Tol Cipularang Km 92 kemarin melibatkan 20 kendaraan secara beruntun. Delapan orang meninggal dunia yang terdiri dari empat meninggal karena terbakar. Empat korban yang teridentifikasi sudah kita serahkan santunan kepada ahli warisnya di sore harinya. Masing-masing Rp50 juta untuk ahli warisnya,” kata Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja, Bambang Panular kepada Bumntrack di Jakarta, Kamis (5/9).

Selain korban meninggal dunia, kecelakaan juga menyebabkan 32 orang korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit di sekitar Purwakarta. Jasa Raharja telah memberikan jaminan biaya perawatan kepada korban luka-luka hingga Rp20 juta.

“Harapan kami mereka yang dirawat di rumah sakit segera sembuh, segera recovery. Apa yang kami lakukan merupakan wujud dari kehadiran negara dalam hal melindungi masyarakat dan memberikan pelayanan yang terbaik buat mereka. Tentu saja, Jasa Raharja tidak hanya berhenti disitu, kita selalu mengupdate apa yang bisa kita lakukan buat masyarakat,” jelasnya.

Pemberian santunan dengan waktu sesegera mungkin, menurutnya, dalam rangka turut meringankan beban korban kecelakaan. Jasa Raharja lebih mengedepankan layanan-layanan human touch yang menyentuh ke hati.

“Kita tidak bermaksud buru-buru mengganti celakanya seseorang dengan uang. Tetapi kita justru mengajak mereka sadar bahwa dengan setelah kejadian ini, keluarga korban membutuhkan dana untuk melanjutkan segala sesuatunya, melanjutkan hari-hari hidupnya, seperti menyekolahkan anaknya dan sebagainya. Nah ini kami lakukan secara cepat supaya tidak terjadi kesenjangan bahwa mereka mengalami kesedihan yang terlalu panjang,” pungkasnya.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close