Page 73 - Edisi Januari 2020
P. 73
Saat ini, sebanyak 17 BUMN sudah bersinergi dengan
BAV dalam penyaluran dana Program Kemitraan.
Penyaluran pinjaman yang nilainya sudah lebih
dari setengah triliun rupiah itu dilakukan dengan
menggandeng 17 Perusahaan Modal Ventura Daerah
(PMVD) sebagai mitra.
“Dengan jaringan PMVD yang sudah tersebar di hampir
seluruh wilayah Indonesia dan mengedepankan prinsip
penyaluran kredit yang penuh kehati-hatian sehingga
tidak ada kredit yang bermasalah, kami pastikan ke depan
masih akan ada tambahan BUMN yang bekerja sama
dengan kami untuk membiayai UMKM,’’ ujar Sidik.
hal pemasaran dan branding. “Kami sebagai inkubasi Menutup tahun 2019, BAV kembali mendapat
bisnis akan mengurus segala keperluan branding kepercayaan dari PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP2
dan pemasaran. Sehingga UMKM nantinya bisa fokus untuk mengelola dana program Kemitraan. Setelah
terhadap pengembangan produknya,” ungkapnya. sebelumnya tersalur dalam dua tahap, penyaluran tahap
Juanita mengatakan, kendala pemasaran bagi UMKM ketiga sebesar Rp8,9 miliar dari total Rp25,9 miliar di
saat ini biasanya disebabkan banyak pelaku usaha yang tahun 2019. Selain AP2, BAV juga melakukan kerjasama
expert di produk namun kurang paham dari segi pemasaran. penyaluran dana Program Kemitraan milik PT JIEP senilai
Di sinilah peran Kaya.id bersama BAV, untuk meminimalisir Rp4 miliar dengan target penyaluran untuk 20 UMKM.
kendala tersebut. “Kita akan mengkurasi UMKM-UMKM Direktur Keuangan AP2, Bayu Rafisukmawan
yang punya potensi untuk kita rangkul sambil melihat mengatakan, sebagai perusahaan pengelola bandara,
trend ke depan. Kita akan membantu mereka dari segi pihaknya menyadari kapasitas yang dimiliki sehingga
branding dan marketing, dengan jangka waktu kontrak pengelolaan dana Program Kemitraan diserahkan
pendampingan antara tiga hingga lima tahun,” kata Juanita. sepenuhnya kepada BAV sebagai perusahaan ventura.
BAV juga menggandeng Linkaja untuk mempermudah “Usaha kami di bidang airport, sehingga tidak punya
sistem pembayaran sehingga bisa mendorong transaksi kapasitas untuk meng-assest UMKM untuk keperluan
secara online, serta melibatkan Majoo dan USSI Itqan Tehno kreditnya. Itulah mengapa kami putuskan untuk
Solusi demi mendorong sistem teknologi pemasaran. menyerahkan pada ahlinya,” ungkap Bayu.
Khusus di pemasaran, imbuh Sidik, tak menutup Sejak tahun 2009 hingga saat ini, AP2 telah
kemungkinan pula bagi mereka untuk membuka peluang menyalurkan dana Program Kemitraan kepada BAV
kerjasama demi menghasilkan UMKM yang naik kelas. “Kami mencapai Rp216 miliar. Dana tersebut disebar ke
juga sudah membuat semacam BAV mall, atau bisa juga berbagai PMVD di daerah dengan beragam jenis usaha
melalui chanel e-commerce lainnya. Produk-produk UMKM UMKM. “Kerjasama dengan BAV yang memiliki anak-anak
juga kami kenalkan dan pasarkan lewat sosial media, demi perusahaan di daerah melalui PMVD nya menjadi model
men-drive pemasaran lebih besar lagi,” ungkapnya. yang baik dengan tingkat kolektibilitas yang sangat baik
pula,” imbuh Bayu.
Gandeng 17 BUMN
Berdasarkan data perusahaan, hingga akhir 2019, total
outstanding penyaluran kredit BAV diperkirakan
mencapai Rp 507 miliar, yang diberikan kepada hampir
5.000 mitra binaan di seluruh Indonesia. Pinjaman
program kemitraan itu sangat membantu usaha kecil
karena bunga yg rendah, yaitu 3 persen bahkan lebih
rendah dari tingkat bunga acuan atau BI 7-days Repo
Rate yang sebesar 5 persen.
Sementara itu, tingkat non-performing loan (NPL) atau
kredit bermasalah program kemitraan yang disalurkan
melalui BAV cukup lancar tercermin pada tingkat NPL
sebesar 0 persen. Kepastian NPL inilah yang membuat
BUMN lain mempercayakan penyaluran dana Program
Kemitraannya kepada BAV.
No. 144 TAHUN XIII JANUARI 2020 | BUMN Track | 73
PKBL.indd 73 1/14/20 4:31 PM

