BERITA

AP I dan Dinas Pariwisata Sulut Hadirkan Spot Promosi Parekraf di Bandara Sam Ratulangi Manado

Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado dan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) terkait promosi di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif di mana nantinya program ekonomi kreatif Sulawesi Utara akan direpresentasikan di Bandara Sam Ratulangi Manado.

“Semua kemungkinan dalam rangka menunjang pariwisata dan ekonomi kreatif sangat terbuka untuk dilaksanakan di bandara. Untuk pentas seni musik dan tarian di area ruang tunggu khususnya di terminal pengembangan baru area keberangkatan, kami sudah siapkan dua panggung dan ada juga di area kedatangan, dengan adanya MoU ini, kami siapkan gratis khusus untuk pariwisata. Kami siapkan lokasi khusus untuk UMKM, juga di titik-titik yang tersedia TV display di bandara boleh digunakan sebagai media promosi”, kata General Manager Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi, Minggus Gandeguai dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (31/3).

Kepala Dinas Pariwisata provinsi Sulawesi Utara, Henry Kaitjily dalam sambutannya menyampaikan, melalui penandatanganan MoU ini, menjadi salah satu strategi dalam mempromosikan pariwisata Sulawesi Utara. “Tentu ini bagian dari kolaborasi dan kerjasama antara Pemprov dan Angkasa Pura I agar kita dapat menampilkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di 15 kabupaten kota se-Sulawesi Utara”, kata Henry.

Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Yuana menyambut baik kerjasama yang terjalin antara Angkasa Pura I dan Pemprov Sulut didalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Sulawesi Utara. “Angkasa Pura I sangat suportif terhadap Pemerintah Provinsi. Semoga jalinan kerjasama melalui MoU ini bisa ditiru oleh daerah lain, sehingga apa yang menjadi program Menparekraf dapat segera dieksekusi. Seperti hari ini kita membahas mengenai show casing yang akan dilaksanakan di bandara, untuk menampilkan produk ekonomi kreatif Sulut. Dari diskusi ini kita mencari formula bagaimana bisa merealisasikan secepatnya menindaklanjuti arahan Menparekraf,” tutur Yuana.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button