Klik Banner Workshop BUMN Series
BERITA
Trending

Bidik Peluang Pembangunan IKN, PT Rekayasa Cakrawala Resources Gandeng Perumda Manuntung Sukses

Grup anak perusahaan BUMN Rekayasa Industri, PT Rekayasa Cakrawala Resources (Recare) menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan perusahaan BUMD milik Pemerintah Kota Balikpapan, Perumda Manuntung Sukses. Nota kesepahaman tersebut ditandatangani kedua pihak di Ruang Parangkusumo Kantor Pusat Rekayasa Engineering, Jakarta, Selasa (29/3).

Direktur PT Rekayasa Cakrawala Resources Edward Leonard Parsaoran mengatakan, kerja sama ini diharapkan bisa menjadi kontribusi dalam pembangunan di Kalimantan Timur. “Melalui MoU ini kami berharap bisa berkontribusi dalam pembangunan di Kalimantan Timur dalam skala lokal maupun global, sesuai dengan visi misi kami untuk mengambil bagian dalam mencerdaskan bangsa secara profesional,” ungkapnya.

Beberapa peluang program yang dapat dikerjakan oleh kedua perusahaan antara lain adalah proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kawasan industri milik pemerintah kota. “Kami melihat di sana ada peluang seperti proyek holding RDMP Balikpapan, proyek IKN dan kawasan industri yang akan dibangun”, tambah Leonard.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Perumda Manuntung Sukses Andi Sangkuru mengatakan bahwa hasil kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja Perumda menjadi lebih optimal, melalui pengelolaan aset-aset milik Pemkot yang belum dikelola dengan baik.

“Aset-aset pemerintah kota banyak yang masih tidur, namun kami tidak bisa mengelolanya sendiri. Karena itu, kami menggandeng para mitra yang mayoritas adalah perusahaan BUMN, kami yakin dengan networking ini bisa meningkatkan kinerja,” ungkap Andi Sangkuru.

Momentum pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur yang telah disahkan oleh DPR RI pada 18 Januari 2022 lalu menjadi peluang dan kesempatan strategis bagi kedua pihak.

Salah satu aset Perumda Manungtung Sukses adalah Kawasan Industri Kariangau seluas 133 Ha. Kawasan ini menempati lokasi strategis yakni berdekatan dengan teluk Balikpapan yang merupakan pelabuhan untuk pengantaran material konstruksi IKN sampai tahun 2045.

Artikel Terkait

Back to top button