BERITA

BUMN Kepelabuhanan Diminta Integrasikan Intermoda dan Saling Terkoneksi

Jakarta, Bumntrack.co.id – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih meminta PT Pelindo I hingga IV untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan mengembangkan jasa pelabuhan antara lain dengan peningkatan sistem jaringan dan layanan transportasi yang terintegrasi secara intermoda dan terkoneksi ke seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Komisi VI juga meminta agar Pelindo I hingga IV memerhatikan aspek dwelling time agar dapat mempermudah proses ekspor dibandingkan proses impor.

“PT Pelabuhan Indonesia juga diminta untuk mengimplementasikan digitalisasi industri 4.0 dalam rangka mendukung pelayanan bisnis terbaik, serta melakukan deregulasi sistem ekspor impor yang terkait dengan kemudahan pelayanan jasa kepelabuhanan,” kata Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Farid Padang kepada wartawan, Selasa (11/2).

Pelindo IV tahun ini memiliki enam pelabuhan yang akan ditingkatkan statusnya dari pelabuhan penumpang menjadi terminal petikemas atau pelabuhan multipurpose. Enam pelabuhan tersebut yaitu Pelabuhan Sorong, Tarakan, Ternate, Kendari, Manokwari dan Pelabuhan Merauke.

“Untuk Pelabuhan Sorong akan dilakukan pengembangan dermaga, perkerasan Container Yard (CY) atau lapangan penumpukan seluas 5 ha dan investasi alat. Sedangkan di Pelabuhan Tarakan, Ternate, Kendari, Manokwari dan di Pelabuhan Merauke, dilakukan pengembangan dermaga, perkerasan CY, reklamasi CY, pembuatan mooring dolphin dan catwalk, juga untuk pengadaan alat di pelabuhan,” terangnya.

Sebenarnya 9 pelabuhan ditingkatkan statusnya dari hanya pelabuhan penumpang menjadi terminal petikemas atau pelabuhan multipurpose. “Hanya saja, tiga pelabuhan lainnya sudah selesai, yakni Pelabuhan Ambon, Pantoloan dan Pelabuhan Jayapura. Tinggal 6 pelabuhan lagi yang ditarget rampung dalam tahun ini,” pungkasnya.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close