BERITA
Trending

Di Tengah Konflik Hukum, ASABRI Berkomitmen Salurkan Dana Pensiun Rp15,5 Triliun dan Klaim Asuransi Rp1,6 Triliun

Sebagai pengemban amanah Pemerintah dalam memberikan layanan Asuransi Sosial kepada pesertanya, sepanjang tahun 2020 ASABRI telah menyalurkan dana pensiun sebesar Rp15,5 triliun. Dana ini dibayar Pemerintah melalui APBN dan disalurkan ASABRI kepada 439 ribu pensiunan setiap awal bulan. Selain itu, ASABRI juga melakukan pembayaran asuransi Tunjangan Hari Tua (THT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKm) sebesar Rp1,6 triliun kepada sekitar 58 ribu peserta yang mengajukan klaim.

Pada awal Februari 2021, ASABRI memberikan manfaat asuransi Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada ahli waris 2 orang peserta yang gugur akibat kontak tembak dengan KKB di Papua yakni Anumerta Dedi Hamdani dan Anumerta Roy Febrianto dengan pemberian hak manfaat Asuransi total sebesar Rp 900 juta. SRKK Gugur diberikan kepada ahli waris dari peserta yang meninggal dunia saat melaksanakan tugas operasi militer perang atau operasi militer selain perang, baik di dalam atau diluar negeri sesuai dengan PP 54 Tahun 2020 perubahan atas PP 102 Tahun 2015.

Dari sisi operasional perusahaan, Direktur Utama ASABRI Wahyu Suparyono menegaskan, operasional perusahaan tetap berjalan normal di tengah isu konflik hukum yang melibatkan beberapa nama eks petinggi ASABRI. Sebagaimana mestinya, hak-hak peserta merupakan prioritas utama bagi perusahaan. Selanjutnya dalam bidang layanan, ASABRI juga terus melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan layanan kepada peserta. Salah satunya, launching aplikasi ASABRI Mobile berbasis Android pada bulan Juni 2020 menunjukkan komitmen ASABRI dalam penggunaan teknologi untuk meningkatkan layanan dan kemudahan bagi peserta.

Selain dapat mengetahui besar premi yang telah disetor dan nilai pengembangannya serta beberapa informasi lainnya, peserta juga dapat melakukan update data pribadi menggunakan ASABRI Mobile tersebut. Tanggapan peserta atas aplikasi ini terus membaik dimana pada akhir tahun 2020 terdapat 27 ribu peserta yang telah mengunduh aplikasi ini.

“Kedepan, aplikasi akan terus dikembangkan dan mendorong peserta untuk terus memanfaatkannya. Selain hal tersebut, untuk mempermudah pengajuan klaim, ASABRI telah meluncurkan program ASABRI Link (Office Channeling) yang telah aktif di 448 titik layanan yang tersebar di 161 kota. Dengan program ini, proses pengiriman dokumen klaim menjadi lebih cepat karena peserta dapat menyerahkannya di titik layanan tersebut,” ujar Wahyu.

Di area pengembangan manfaat tambahan bagi peserta, tahun 2020 ASABRI telah bekerjasama dengan PT Taspen Life. Kerjasama dengan anak perusahaan BUMN ini bertujuan memberikan akses dan pilihan bagi peserta atas produk manfaat tambahan untuk meningkatkan proteksi dan kesejahteraan peserta. Ke depan, kerjasama dengan berbagai perusahaan terkemuka akan lebih banyak dijalin untuk memberikan alternatif peningkatan manfaat tambahan bagi peserta.

Sementara itu, dalam menanggapi informasi dan perkembangan saat ini terkait permasalahan hukum yang sedang dihadapi beberapa mantan pejabat ASABRI, Wahyu Suparyono dan Komisaris Utama ASABRI Fary Djemy Francis menegaskan bahwa sebagai warga negara yang taat dalam mengelola perusahaan milik Negara, ASABRI akan mematuhi, mengikuti, dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Agung, dengan tujuan untuk menindaklanjuti hal-hal yang memang perlu dilakukan. Keduanya meyakinkan bahwa lancarnya kegiatan operasional dan layanan kepada peserta serta stakeholder menjadi komitmen ASABRI.

Dengan prinsip equality before the law, ASABRI mendukung kasus ini dituntaskan agar bisa memberikan rasa keadilan dan kejelasan bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan khususnya Peserta ASABRI. “Proses hukum adalah domain penegak hukum, maka fokus kami adalah terus melakukan pembenahan dan meningkatkan layanan, serta mengutamakan prinsip kehati-hatian untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada ASABRI dan dapat tampil sebagai perusahaan yang sehat baik bagi manajemen maupun peserta,” pungkas Fary.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button