BERITA

Erick Thohir Kandidat Menteri BUMN, Kepentingan Pribadi dan Negara Harus Dipisahkan

Kabinet Kerja I

Jakarta, Bumntrack.co.id – Setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, berbagai isu terkait susunan kabinet Menteri bertebaran di media sosial. Presiden Jokowi meminta masyarakat bersabar karena susunan Kabinet akan segera diumumkan setelah presiden dan wakil presiden dilantik.

Salah satu susunan kabinet yang beredar, dua nama sempat muncul menjadi menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Erick Thohir dan Sandiaga Uno. Menanggapi hal tersebut, Politikus PDIP Masinton Pasaribu membantah bahwa Erick Tohir akan menduduki posisi Menteri BUMN.

“Enggaklah. Namanya (Erick Thohir) memang ada tapi bukan untuk posisi itu (Menteri BUMN),” kata Masinton usai diskusi di Utan Kayu, Jakarta Timur, Jumat (18/10).

Pengamat Ekonomi dan Politik, Salamudin Daeng menilai posisi menteri BUMN harus memiliki rekam jejak yang bersih, bebas dari kasus korupsi serta harus bebas dari konflik kepentingan pribadi. “Jabatan (menteri BUMN) sangat strategis yakni mengelola ratusan perusahaan plat merah. Sehingga mereka harus melepas kepentingan bisnisnya,” jelasnya.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Muhamad Faisal mengungkapkan Erick Thohir apabila terpilih menjadi menteri BUMN harus memilah antara kepentingan bisnis pribadinya dengan perusahaan BUMN. Pasalnya, sangat rentan terjadi konflik kepentingan pribadi.

Sedangkan menurut Analis Geopolitik, Hendrajit menilai kandidat menteri BUMN, baik itu Erick Thohir maupun Sandiaga Uno sama saja. Menurut Hendrajit, mereka merupakan sama-sama berdiri dalam ‘Astra Connection’.

“Kelompok interest Group ini sebenarnya tidak komitmen dengan kekuasaan. Karena bagi mereka, kepentingan bisnis yang utama,” jelasnya.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close