BERITA

Investasi USD48 Miliar, RDMP Kilang Pertamina Mampu Produksi 1,8 Juta Barel Per Hari

Jakarta, Bumntrack.co.id – Dalam rangka meningkatkan kemandirian energi, PT Pertamina terus melakukan pembangunan kilang di seluruh Indonesia. Saat ini, Pertamina telah memiliki enam kilang dengan kapasitas produksi lebih dari satu juta barel per hari. Kilang tersebut yaitu kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap, kilang RDMP Balikpapan, Kilang RDMP Dumai, Kilang RDMP Balongan, Kilang RDMP Plaju dan GRR Tuban.

“Membangun kilang merupakan suatu keharusan, semua negara punya strategi membangun kilang dalam rangka energi security yang tidak bisa ditawar. Makanya, hampir semua negara mempriotirkan membangun kilang,” kata Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia, Ignatius Tallulembang dalam Videoconference, Jumat (5/6).

Menurutnya, saat ini negara maju terus membangun kilang agar kemandirian energi dalam negeri dapat terpenuhi. Indonesia sendiri memiliki produksi 680.000 barel per hari dengan konsumsi 1,4 juta barel. Artinya, Indonesia masih tergantung pada migas impor. Melalui megaproyek kilang minyak dan petrokimia, total kapasitas pengolahan kilang mencapai 1,8 juta barel per hari dengan nilai investasi mencapai USD48 miliar. Selain itu, kualitas produk BBM akan mencapai standar UERO V.

“Selain energy security, pembangunan kilang ada target yang ingin dicapai, misalnya penghematan devisa negara dan menghidupkan industri hilir,” tambahnya.

Saat ini Progres kilang Balikpapan sedang memasuk tahap konstruksi, mencapai 17 persen. RDMP ini akan meningkatkan kapasitas produksi menjadi 360.000 barel per hari.

“Kilang kedua yaitu RDMP kilang Balongan yang terdiri dari 3 fase. Selama ini, kilang Balongan dapat residu dari kilang balikpapan. Dengan adanya RDMP Balikpakan maka residu bisa diolah disana, akibatnya Kilang Balongan berkurang pasokan. Sehingga untuk fase pertama, RDMP Balongan difokuskan pada peningkatan kapasitas,” katanya.

Selain meningkatkan kapasitas, pada tahap dua/tiga RDMP Balongan akan difokuskan pada peningkatan kualitas dan kapasitas pemprosesan yang terintegrasi dengan petrokimia.

“Sedangkan untuk RDMP Cilacap, Pertamina sedang mencari partner baru,” jelasnya.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button