BERITA

Jelang Nataru, PT INTI Kebut PLTS Atap di 65 Lokasi

Bumntrack.co.id. Jakarta – Jelang peringatan Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI) kebut penyelesaian pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 65 lokasi dengan total kapasitas daya sebesar 485 kWp.

“Alhamdulillah proyek ini menggenapkan track record kami dalam industri energi dalam satu dekade terakhir,” kata Direktur Utama PT INTI (Persero), Edi Witjara di Jakarta, Senin (12/12/12).

Pada proyek tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi telah melakukan pemilihan Penyedia Pekerjaan yang merujuk pada Nomor Paket e-Katalog IEB-P2210-1617461.

Pembangunan PLTS Atap yang dilakukan di 65 lokasi itu tersebar di berbagai kabupaten/kota di Indonesia, meliputi Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Pontianak, Ketapang, Kabupaten Jember, Cianjur, Kota Tangerang, Kota Sukabumi, Kota Ambon, Kota Palangkaraya, Kabupaten Murung Raya, Jeneponto, Takalar, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Bantul, Kota Pangkal pinang, Kabupaten Bangka, Kota Medan, Kota Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Landak, Kota Singkawang, Asahan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kota Palangkaraya, Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Sorong, Kota Sorong, Kabupaten Tuban, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Ponorogo, Kota Tangerang, Kolaka Utara, Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Brebes, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Bone, Kabupaten Serang, Kota Batam, Langkat dan Kabupaten Bireuen.

“Targetnya, proyek Pengadaan Paket Pekerjaan Pembangunan PLTS Atap di Wilayah Indonesia II Tahun Anggaran 2022 yang ditandatangani pada 21 Oktober 2022 itu dapat rampung di akhir tahun 2022,” tambahnya.

Sebelum pembangunan PLTS Atap pada tahun 2022 itu, PT INTI (Persero) pun telah mencatatkan pembangunan PLTS dengan total kapasitas daya sebesar 7,32 Mega Watt Peak di seluruh Indonesia, dengan rincian sebagai berikut:

  • Tahun 2012 : 300 kWp
  • Tahun 2013 : 380 kWp
  • Tahun 2014 : 295 kWp
  • Tahun 2015 : 735 kWp
  • Tahun 2016 : 2.160 kWp
  • Tahun 2017 : 2.190 kWp
  • Tahun 2018 : 1.260 kWp

Selain PLTS, PT INTI (Persero) pun tercatat memiliki rekam jejak pengalaman dalam pembangunan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, dan Papua. Adapun rincian pembangunan PJUTS tersebut adalah sebagai berikut:

  • Tahun 2018 : 5.393 titik
  • Tahun 2019 : 3.330 titik

Harapannya, konsistensi PT INTI (Persero) dalam pembangunan PLTS dan PJUTS dapat mendukung program pemerintah terkait pemerataan elektrifikasi di seluruh belahan Indonesia.

Artikel Terkait

Back to top button