Klik Banner Workshop BUMN Series
BERITA

Kebut Bank Digital, BNI Bakal Akuisisi Bank Mayora

Jakarta, Bumntrack.co.id – Rencana Bank Negara Indonesia (BNI) atau emiten berkode BBNI mengakuisisi Bank Mayora semakin jelas. Dalam prospektus ringkas rancangan pengambilalihan yang diterbitkan pada Sabtu (22/1), disebutkan BNI akan mengakuisisi 1,198 miliar (63,92%) saham Bank Mayora untuk kemudian diubah menjadi bank digital.

Dilansir dari stockbit, Selasa (25/1/22), Saat ini Mayora Inti Utama (MIU) menguasai 80 persen saham Bank Mayora, sedangkan 20 persen sisanya dipegang IFC. BNI akan mengambil seluruh saham baru yang diterbitkan Bank Mayora, yakni sebanyak-banyaknya 1,029 miliar saham. Kemudian, BNI juga akan membeli seluruh 169,078 juta saham Bank Mayora yang dimiliki International Finance Corporation (IFC), bagian dari Bank Dunia (World Bank). Setelah akuisisi selesai, struktur kepemilikan Bank Mayora berubah menjadi 63,92 persen oleh BNI dan 36,08 persen oleh MIU.

BNI direncanakan menggelar RUPS pada 15 Maret 2022 untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait aksi korporasi ini. Akuisisi akan dibiayai dari pendanaan internal BNI, yakni dari laba ditahan perseroan, dan diharapkan tuntas pada Mei 2022.

Akuisisi Bank Mayora adalah bagian dari program transformasi BNI untuk memperkuat kapabilitas digital. Sebagai bank digital, nantinya Bank Mayora akan fokus melayani segmen UMKM yang punya potensi dan kontribusi besar terhadap perekonomian, tetapi masih belum terlayani secara maksimal oleh perbankan. Menurut Manajemen BNI, salah satu pertimbangan akuisisi juga adalah relasi Bank Mayora dengan PT Mayora Indah ($MYOR), yang merupakan produsen consumer goods dengan pasar yang luas di Indonesia dan luar negeri.

Dari sisi Bank Mayora, akuisisi dapat membantu perseroan memperkuat struktur permodalan sesuai peraturan OJK. Per 31 Desember 2021, Bank Mayora memiliki modal inti tier 1 sebesar Rp1,24 triliun.

Artikel Terkait

Back to top button