BERITA

Kuartal I/2024, WEGE Catatkan Laba Bersih Rp4,4 Miliar

WEGE bangunan Modular (Foto: WEGE)

Jakarta, BUMN TRACK – Hingga Maret 2024 (unaudited), PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) mencatakan pendapatan sebesar Rp474,2 Miliar, dengan Gross Profit sebesar Rp35,5 Miliar atau Gross Profit Margin (GPM) 7,49% dan Laba Bersih sebesar Rp4,4 Miliar.

“Pencapaian laba bersih yang positif mendorong peningkatan posisi Ekuitas WEGE yaitu sebesar Rp2,56 triliun, dengan Kas dan Setara Kas sebesar Rp 510,16 miliar, dan total Aset sebesar Rp5,09 triliun, sedangkan Debt to Equity Ratio (DER) sebesar 0,98 (kali), Gearing Ratio sebesar 0,07 (kali), dengan Current Ratio sebesar 231,51%. Kondisi tersebut dapat menunjukan tingkat likuiditas fundamental WEGE yang sehat dan terjaga,” kata Direktur Utama WEGE, Hadian Pramudita di Jakarta, Senin (24/6/24).

Dalam mencapai sasaran target di tahun 2024 WEGE memiliki sejumlah strategi yang dilakukan antara lain : selektif terhadap pemilihan pelanggan/partner yang memenuhi kriteria bankable, skema pembayaran monthly progress dan terdapat down payment sehingga cash flow dan working capital berjalan dengan sehat, pengembangan dan optimalisasi bisnis Modular sebagai bagian dari backward strategy untuk menopang kinerja Perusahaan, implementasi teknologi BIM dan ERP dalam men-support pelaksanaan proses bisnis Perusahaan, dengan memperhatikan implementasi manajemen risiko dan GCG.

Hingga Mei 2024, WEGE mengantongi kontrak baru mencapai Rp 934,43 miliar. Nilai tersebut naik 114% dibandingkan periode yang sama pada 2023 (yoy) yaitu sebesar Rp 819,98 Miliar. Adapun Carry Over (Kontrak Lama) sebesar Rp7,40 triliun sehingga Kontrak Dihadapi (Order Book) WEGE menjadi sebesar Rp8,33 triliun. Komposisi perolehan kontrak baru WEGE pada bulan Mei 2024 didominasi oleh proyek pemerintah sebesar 57,63%, Swasta 36,41% dan BUMN 5,96%. Kami optimis dengan target kontrak baru di tahun 2024 sebesar Rp5,07 triliun dapat tercapai dengan baik.

Capaian kontrak baru yang telah diperoleh tersebut antara lain, dari proyek konstruksi berasal dari Proyek Pengembangan Sistem Operasional Gedung BMKG InaTews, Pembangunan Gardu Hubung dan Jaringan Listrik – PT Bio Farma (Persero), Pembangunan Gedung Fasilitas Pendukung Telkom Landmark Tower, serta dari di lini bisnis Modular berasal dari berbagai Office Keet di sejumlah wilayah di tanah air dan Hunian vertikal berbasis Modular.

Artikel Terkait

Back to top button