BERITA

Libur Panjang Angkut 240.823 Penumpang, KAI Pastikan Tidak Ada Klaster Penularan Covid-19 pada Kereta Api

Jakarta, Bumntrack.co.id – Dengan tetap menjaga protokol pencegahan penyebaran Covid-19 secara ketat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah melayani 240.823 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) pada Libur Long Weekend periode 27 Oktober s.d 2 November 2020. Jumlah tersebut naik 68 persen dibanding dengan pekan sebelumnya yaitu periode 20 s.d 26 Oktober 2020 sebanyak 145.078 pelanggan. KAI hanya menjual 70 persen tiket dari total kapasitas tempat duduk dengan tujuan untuk menciptakan physical distancing selama dalam perjalanan.

“Dengan tetap menjaga protocol pencegahan penyebaran Covid-19, perjalanan KA terselenggara dengan aman, lancar, terkendali, dan dan sehat, tanpa menimbulkan penyebaran klaster baru Covid-19 di transportasi kereta api,” kata Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo di Jakarta, Rabu (4/11).

Okupansi pelanggan KA Jarak Jauh pada periode liburan ini mencapai 90 persen dari tiket yang disediakan. Naik 64 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Bahkan untuk tanggal 28 Oktober dan 1 November, penjualan tiket mencapai 100 persen. Meskipun ada lonjakan jumlah pelanggan, KAI mengungkapkan tidak ada klaster penularan Covid-19 pada transportasi kereta api karena KAI menerapkan protokol kesehatan ketat.

Protokol tersebut antara lain memastikan penumpang memakai masker, memberikan faceshield gratis, membersihkan objek-objek yang sering terpegang menggunakan cairan disinfektan setiap 30 menit sekali, menyediakan wastafel dan hand sanitizer, memberikan marka jaga jarak di ruang tunggu dan antrean, mengecek suhu pelanggan secara berkala, dan menyediakan ruang isolasi. KAI juga melengkapi petugas frontliner dengan APD seperti masker, face shield, dan sarung tangan.

“KAI mengharuskan seluruh penumpang Kereta Api dalam kondisi sehat, memakai masker, memakai face shield selama dalam perjalanan, dan membawa surat keterangan bebas Covid-19 yang masih berlaku,” tegasnya.

KAI juga menyediakan layanan rapid test di 31 stasiun dengan harga terjangkau. Menjelang libur Long Weekend kemarin, terjadi peningkatan peserta rapid test hingga 33.215 peserta. Jumlah tersebut naik 19 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

“Terima kasih atas kerja sama seluruh pelanggan yang telah disiplin dalam menerapkan 3M dan protokol kesehatan lainnya selama menggunakan layanan kereta api,” kata Didiek.

Salah satu penumpang Kereta Api Taksaka, Rahmad mengungkapkan sejak di stasiun, petugas telah menerapkan secara ketat protokol kesehatan seperti penggunaan masker, jaga jarak hingga pengaturan tempat duduk. “Saya juga sempat melihat petugas mengingatkan salah satu penumpang untuk menggunakan faceshield selama perjalanan,” terangnya.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button