BERITA

Meski Dilanda Covid-19, Aktivitas Pelabuhan Kelolaan Pelindo IV Tetap Produktif

Jakarta, Bumntrack.co.id – Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menyampaikan aktivitas di sejumlah pelabuhan kelolaan tetap produktif, meski pihaknya juga mendukung upaya preventif yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 melalui pintu pelabuhan. Hingga saat ini Pelindo IV masih menjalankan aktivitas seperti biasa terutama untuk bongkar muat barang di semua pelabuhan kelolaan, namun tentunya selalu berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Tidak ada aktivitas bongkar muat yang terhenti meski sedang pandemi Covid-19. Semua masih berjalan normal dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Pelayanan di sejumlah pelabuhan juga masih tetap 24 jam selama 7 hari,” kata Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (15/5).

Menurutnya kebutuhan masyarakat saat pandemi Covid-19 juga normal seperti biasa bahkan cenderung mengalami peningkatan pada beberapa kebutuhan lainnya, seperti obat-obatan. Contohnya Pelabuhan Jayapura. Pelabuhan yang terletak di Pulau Papua ini telah kedatangan Kapal MV Tanto Express pada Rabu (13/5). Kapal yang melaksanakan kegiatan bongkar muat sebanyak 391 box container ini sandar di dermaga Pelabuhan Jayapura setelah berlayar dari Tanjung Perak Surabaya.

Sebelumnya pada Sabtu (9/5), Kapal MV Spil Ningsih juga telah sandar di Pelabuhan Jayapura setelah berlayar dari Tanjung Perak, Surabaya dan melakukan bongkar muat sebanyak 900 box container.

Masih di wilayah Papua, Pelabuhan Fakfak juga melakukan bongkar 40 unit container dari kapal milik PT Temas Shipping “MV Kedung Mas” yang berlayar dari Pelabuhan Agats, Papua.

Selanjutnya, kapal yang memuat 39 box container ini melanjutkan pelayarannya ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Di Makassar sendiri saat ini terdapat tiga dermaga pelabuhan untuk bongkar muat barang, yakni Dermaga Hatta di Terminal Petikemas Makassar (TPM), Dermaga Soekarno di Pelabuhan Makassar dan Dermaga Makassar New Port (MNP).

Pada minggu ini, juga sandar KM Sungai Mas yang kemudian melakukan aktivitas bongkar muat barang di dermaga yang baru dioperasikan pada 2 November 2018 ini.

Secara umum tegas Prasetyadi, kegiatan bongkar muat di pelabuhan tidak terganggu, walaupun ada treatment khusus untuk pencegahan Covid-19 bagi kapal-kapal yang akan sandar. “Sebab kebutuhan logistik masyarakat tetap normal seperti biasa dan kita tetap harus menjaga kesehatan,” pungkasnya.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close