BERITA

Meski Libur Idul Adha, BUMN Tetap Memberikan Pelayanan Maksimal

Bumntrack.co.id. Jakarta – Kementerian BUMN mendorong BUMN untuk tetap memberikan pelayanan maksimal selama masa libur Hari Raya Idul Adha 1444 H yakni sejak 28-30 Juni 2023.

“Meskipun libur, pelayanan BUMN bagi publik akan tetap berjalan, baik dari sisi transportasi, infrastruktur, perbankan, dan lain-lainnya. BUMN juga mendukung pelaksanaan Ibadah Haji dan Hari Raya Idul Adha 1444 H, seperti persiapan BSI, Garuda Indonesia, dan Angkasa Pura untuk keberangkatan jemaah haji dan pariwisata di masa libur Idul Adha 1444 H, serta Berdikari yang mengakomodir pelaksanaan pemotongan hewan qurban,” ujar Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga di Jakarta, Kamis (22/6/23).

Salah satu contohnya, Bank Syariah Indonesia (BSI) menjelang Hari Raya Idul Adha menjadi market leader dalam layanan ibadah haji. Calon jamaah haji Indonesia yang menabung di BSI mencapai lebih dari 170 ribu orang. Artinya, 81% jamaah haji Indonesia tahun ini merupakan nasabah BSI. Kesiapan BSI dalam menyambut jamaah haji sudah dimulai sejak Mei lalu, diantaranya membantu dalam Proses Pelunasan Haji, sebagai Bank penyalur living cost jamaah haji serta menyediakan layanan penukaran uang real bagi jamaah haji di sebanyak 14 embarkasi. Selain itu, bagi masyarakat yang belum berkesempatan haji di tahun ini, Perseroan juga memfasilitasi pembelian hewan kurban melalui BSI Mobile, bekerjasama dengan 18 Laznas yang siap menjadi pilihan masyarakat untuk berkurban hewan sapi maupun kambing.

“Sebagai bank syariah terbesar di Tanah Air, menjadi sebuah tanggung jawab besar bagi kami untuk memberikan layanan prima bagi jamaah haji di Tanah Air, karena Bank Syariah Indonesia tidak hanya berperan sebagai financial institution, melainkan juga menjadi sahabat sosial dan spiritual bagi seluruh nasabah” papar Hery Gunardi, Direktur Utama BSI.

President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan seluruh bandara AP II siap menyambut musim liburan anak sekolah dan libur Idul Adha. “AP II telah menetapkan rencana operasional dalam menyambut libur Idul Adha pada 28 – 30 Juni 2023, yang juga berbarengan dengan musim liburan anak sekolah,” ujar Muhammad Awaluddin.

Pada periode libur Idul Adha yakni 22 Juni – 6 Juli 2023 (H-7 hingga H+7 dari Idul Adha) jumlah penumpang pesawat di 20 bandara AP II secara kumulatif diproyeksikan mencapai 3,62 juta orang. Jumlah penumpang itu terbagi dalam: Periode H-7 hingga H-1 sebanyak 1,70 juta orang, lalu pada hari H sebanyak 248.909 orang, dan pada H+1 hingga H+7 sebanyak 1,67 juta orang.

“Pada masa angkutan haji dan libur Idul Adha, AP II di 20 bandara menyiagakan total 4.633 personel terdiri dari personel Aviation Security, Airport Rescue & Fire Fighting, Apron Movement Control, Customer Service, Terminal Inspection Service, Digital Service dan lainnya,” jelas Muhammad Awaluddin.

Sementara itu, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Garuda Indonesia Prasetio mengatakan, Momentum Idul Adha menjadi salah satu fokus operasional layanan penerbangan yang terus kami optimalkan khususnya bertepatan dengan pelaksanaan ibadah haji masyarakat Indonesia pada musim haji 1444H. Sebagai maskapai penerbangan pembawa bendera bangsa yang telah melayani penerbangan haji selama lebih dari 6 dekade, Garuda Indonesia berkomitmen untuk memastikan aksesibilitas masyarakat menuju Tanah Suci dapat terpenuhi secara optimal.

“Dalam waktu dekat, Garuda Indonesia akan segera merampungkan operasional layanan penerbangan haji fase 1 yang telah dilaksanakan sejak akhir Mei 2023 lalu hingga 23 Juni 2023 mendatang yang terbagi menjadi 2 fase keberangkatan Madinah & Jeddah. Pada fase 1 ini capaian OTP Garuda Indonesia turut berhasil dipertahankan hingga 87,9 persen ditengah berbagai upaya peningkatan layanan yang dilakukan khususnya terkait fokus utama layanan penerbangan haji tahun ini yang kami kedepankan guna memastikan ketersediaan layanan penerbangan haji yang ramah bagi senior citizen dimana pada tahun ini komposisi jumlah senior citizen mencapai lebih dari 30 persen dari total jumlah jamaah haji”, jelas Prasetio.

Prasetio juga menjelaskan, menjelang periode libur panjang pada pekan mendatang, Garuda Indonesia akan terus akan memantau trend demand penumpang di masa libur ini untuk melaksanakan penyesuaian operasional penerbangan khususnya di berbagai rute yang menjadi preferensi masyarakat, dimana pada rute-rute high demand seperti penerbangan tujuan Bali kami proyeksikan akan terdapat peningkatan kapasitas produksi baik melalui peningkatan frekuensi maupun pengoperasian pesawat berbadan lebar.

Di sisi lain, Berdikari memastikan kecukupan kebutuhan hewan kurban Idul Adha 1444 H dengan kemitraan peternak sapi lokal dalam rangka menjalankan fungsi BUMN yang hadir bagi masyarakat. Direktur Utama PT Berdikari, Harry Warganegara mengatakan, Berdikari mempermudah masyakarat untuk berkurban dengan harga yang terjangkau juga didukung gratis pengiriman ke Jabodetabek, Makassar, Jawa Timur, dan Jawa Tengah untuk sapi serta seluruh Pulau Jawa untuk domba dan kambing. Selain itu, Berdikari juga menyediakan kurban dalam kemasan kaleng sebagai inovasi untuk memudahkan masyarakat dengan 3 variasi yaitu Gulai Domba, Rendang Domba, dan Rendang Sapi.

“Bukan saja untuk masyarakat selaku konsumen, Berdikari hadir dengan menawarkan kerja sama menyediakan kandang bagi peternak lokal luar daerah untuk melakukan pemeliharaan sapi agar kembali sehat pasca Idul Adha. Setelah itu, sapi tersebut akan diserap oleh Berdikari dengan harga yang kompetitif,” tutup Harry.

Artikel Terkait

Back to top button