BERITA

Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran

Jakarta, Bumntrack.co.id – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran pada Kamis (01/04) di Gerbang Tol (GT) Pamulang Jalan Tol Serpong-Cinere. Presiden mengapresiasi dan mengucapkan syukur atas peresmian kedua jalan tol tersebut yang menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol JORR II.

“Jalan tol ini sangat dinantikan masyarakat, terutama masyarakat Kota Tangerang dan Tangerang Selatan karena diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan logistik menuju dan dari wilayah Jakarta dan sekitarnya,” kata Presiden Joko Widodo di Jakarta, Kamis (1/4).

Menurutnya, jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing daerah dan mempercepat pertumbuhan sentra ekonomi baru, serta menjadi modal penting untuk menarik lebih banyak investasi untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim juga menyampaikan apresiasinya atas peresmian Jalan Tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Banten.

“Saya mewakili masyarakat Banten mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan seluruh pihak atas peresmian dua jalan tol ini, sebagai bagian dari 13 PSN yang dibangun di wilayah Banten,” ujar Wahidin.

Jalan Tol Serpong-Cinere memiliki total panjang 10,14 km dibagi menjadi dua seksi yaitu:

  • Seksi 1 Serpong-Pamulang sepanjang 6,5 Km
  • Seksi 2 Pamulang-Cinere sepanjang 3,64 Km

Sementara itu, untuk Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran memiliki total panjang 14,19 km dibagi menjadi empat seksi yaitu:

  • Seksi 1 Kunciran Junction-Tirtayasa sepanjang 2,04 km
  • Seksi 2 Tirtayasa-Benteng Betawi sepanjang 3,52 km
  • Seksi 3 Benteng Betawi-Husein Sastranegara sepanjang 6,57 km
  • Seksi 4 Husein Sastranegara-Benda Junction sepanjang 2,06 km

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menyampaikan bahwa dengan diresmikannya kedua jalan tol ini, maka akan semakin mempermudah akses serta mempersingkat waktu tempuh masyarakat, karena kedua jalan tol ini melengkapi jaringan Jalan Tol JORR II yang sebelumnya telah beroperasi sebagian, yaitu Jalan Tol Kunciran-Serpong yang dioperasikan oleh anak usaha Jasa Marga, PT Marga Trans Nusantara.

“Pengurangan waktu tempuh akan sangat terasa, jika sebelumnya Serpong-Pamulang harus ditempuh selama 30 menit, kini hanya menjadi 5 menit saja. Begitu juga dengan perjalanan dari Kunciran menuju Cengkareng dan Bandara, sebelumnya harus ditempuh selama lebih kurang 1 jam, dengan tersambungnya jalan tol baru, hanya menjadi 15 menit saja. Semua perhitungan waktu tempuh dihitung dengan kecepatan berkendara 60-80 Km/jam. Ini sebuah alternatif yang sangat baik bagi masyarakat, terutama untuk mendukung upaya kita kembali bangkit dari sisi ekonomi akibat Pandemi COVID-19,” jelas Subakti.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru berharap, masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan jalan tol ini secara maksimal. Mulai Jumat (02/04), Jasa Marga melalui PT CSJ dan PT JKC akan mengoperasikan dua jalan tol ini sejak pukul 22.00 WIB.

“Dengan dibukanya dua jalan tol ini, pengguna jalan asal Pamulang, Serpong dan sekitarnya bisa melakukan perjalanan menerus menuju Bandara Soekarno-Hatta, demikian pula sebaliknya. Untuk sementara waktu, pengguna jalan dapat mengakses dua jalan tol ini tanpa tarif, sebagai bentuk sosialisasi kami kepada masyarakat,” tambahnya.

Meskipun kedua jalan tol yang baru diresmikan tersebut dioperasikan tanpa tarif, namun perjalanan menerus dari Pamulang/Serpong menuju Bandara Soekarno-Hatta maupun sebaliknya, tetap akan dikenakan tarif untuk Jalan Tol ruas Kunciran-Serpong yang telah beroperasi lebih dahulu sejak 2019, dengan tarif Rp20.000.

“Untuk itu, pengguna jalan tetap harus menyiapkan uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol, dan juga tidak lupa tetap mematuhi peraturan selama masa sosialisasi ini,” tutup Heru.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button