BERITA

PSBB, Kapasitas Penumpang Pesawat Dibatasi Hingga 50 Persen

Jakarta, Bumntrack.co.id – Operasional Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma sangat erat kaitannya dengan penerapan PSBB di DKI Jakarta, 3 wilayah Banten, serta Bogor, Depok dan Bekasi yang juga telah disetujui oleh Menteri Kesehatan. Kedua bandara ini merupakan bandara utama dan pusat kegiatan bagi masyarakat Jabodetabek.

“Peran Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma cukup vital, di mana merupakan penyangga konektivitas transportasi udara di Indonesia dan bandara utama dan pusat kegiatan bagi warga Jabodetabek,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin di Jakarta, Selasa (14/4).

Menurutnya, PT Angkasa Pura II telah menjalankan pembatasan sosial di kedua bandara ini sehingga terintegrasi dengan PSBB di DKI Jakarta, Banten, Bogor, Depok dan Bekasi. “Kami menerapkan peraturan dan ketentuan yang sama, guna mendukung pemerintah setempat dalam menerapkan PSBB secara penuh,” jelasnya.

PT Angkasa Pura II dan para pemangku kepentingan di bandara juga mematuhi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19. Sesuai Pasal 14 Permenhub tersebut dinyatakan antara lain kapasitas (slot time) bandara harus berkurang dan jumlah penumpang pesawat paling banyak 50 persen dari jumlah kapasitas tempat duduk dengan penerapan physical distancing.

“Slot time di Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma sudah berkurang, frekwensi penerbangan juga berkurang salah satunya karena masyarakat memenuhi arahan work from home dan PSBB DKI Jakarta. PT Angkasa Pura II dan maskapai juga memastikan jumlah penumpang pesawat maksimal 50 persen pada setiap penerbangan,” terangnya.

Selain itu, Jumlah penumpang di transportasi publik seperti bus dan lain sebagainya juga akan mengikuti peraturan, di mana jumlah penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas. Di samping itu, personel di terminal penumpang seperti Aviation Security juga akan membantu penerapan PSBB misalnya memastikan adanya physical distancing di antara para traveler/pengunjung bandara dan meminta agar mereka selalu menggunakan masker selama di bandara.

Adapun kehadiran fisik petugas customer assistant di terminal penumpang saat ini ditiadakan dan diubah menjadi layanan virtual melalui video call. Layanan ini disebut dengan Virtual Customer Assistant (VICA) dan bisa diakses melalui aplikasi Indonesia Airports (INAirports) di iOS dan Android. Aplikasi INAirports sendiri dimiliki oleh PT Angkasa Pura II.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button