Klik Banner Workshop BUMN Series
BERITA

PT INKA dan PT TWC Teken MoU Kembangkan Moda Transportasi Pariwisata

Jakarta, Bumntrack.co.id – Dalam rangka mengembangkan dan mengimplementasikan moda transportasi pariwisata, antara lain tram mover, autonomous line tracker bus hingga kereta gantung, PT INKA (persero) dan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) melakukan penandatangan kerjasamba pengembangan transportasi pariwisata. Pengembangan ini juga dalam rangka mendukung gelaran KTT G20 2022 di Indonesia.

MoU tersebut dilakukan Direktur Utama PT INKA (Persero), Budi Noviantoro dan Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC), Edy Setijono disaksikan oleh Wakil Menteri II Kementerian BUMN, Kartika Wirjoatmodjo.

Wakil Menteri II Kementerian BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan jika kunjungannya ke PT INKA (Persero) untuk meninjau ulang dari kesiapan PT INKA dalam mensuplai bus listrik yang akan digunakan di G20 dan sebagai transportasi publik di Bandung dan Surabaya.

“Jadi saya hari ini bersama pak Dirut PT INKA, Direktur dari Damri, Direktur dari PELNI, Direktur TWC dan Walikota Madiun mengunjungi pabrik INKA di Madiun. Pertama kita me-review kesiapan suplai bus listrik untuk G20 karena memang pemerintah memberikan kontrak Untuk inka bersama untuk menghasilkan bus listrik yang diharapkan nanti untuk G20. Setelah itu akan digunakan untuk transportasi publik di Bandung dan Surabaya,” kata Wakil Menteri II Kementerian BUMN, Kartika Wirjoatmodjo dalam siaran pers INKA yang diterima di Jakarta, Senin (28/3/22).

Wakil Menteri II Kementerian BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan jika KTT G20 ini merupakan momentum yang baik untuk PT INKA dapat menampilkan produknya di domestik hingga internasional. “Nah ini, G20 momuntum yang baik untuk INKA men-showcase produknya sehingga diharapkan kepercayaan domestik dan investor-investor internasional percaya dengan kemampuan indonesia untuk manufaktur bus listrik,” ujar Kartika.

Dalam pertemuan tersebut Dirut PT TWC, Edy Setijono mengatakan bahwa kerjasama yang dilakukan bersama PT INKA yaitu tram mover akan dioperasikan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Ia juga berharap kolaborasi ini dapat berkembang di dalam kawasan wisata maupun konektifitas antar destinasi wisata.

“Jadi untuk project pertama kami nanti akan bikin tram mover untuk di aplikasikan di TMII. Tapi kedepan kita berharap kolaborasi TWC bersama INKA ini tidak hanya di taman mini saja tapi untuk pengembangan moda – moda baik di dalam kawasan wisata maupun connectivity antar destinasi wisata. Dan nanti kedepan memang akan menggunakan moda – moda yang berbasis ke enegi terbarukan,” jelas Edy.

Direktur PT INKA, Budi Noviantoro turut menambahkan dalam wawancara tersebut jika tram mover akan menjadi ikonik di Taman Mini sebab menggunakan teknologi yang terbarukan. “Yang penting tram mover ini kan sesuatu yang baru secara teknologi dan secara mode yang saya kira akan menarik menjadi ikonik di TMII. Jadi harapan nanti pas delegasi G20 bisa menikmati indahnya Taman Mini menggunakan tram mover, “ jelas Budi.

Walikota Madiun, Maidi yang juga hadir pada kesempatan tersebut saat ditanya awak media mengenai penataan ulang rel serong yang dilintasi gerbong Pertamina di depan kantor PT INKA (Persero) Madiun, Walikota Madiun Maidi menyampaikan akan mengkoordinasikan lebih lanjut untuk mengurangi bahaya kecelakaan bagi pengendara yang melintas khususnya ketika musim hujan datang.

“Ada beberapa hal yang memang keluhan untuk Pemkot, salah satunya rel Pertamina yang sering membawa kecelakaan, ini insya Allah akan koordinasikan kalau bisa dialihkan lewat belakang (pabrik INKA menuju Depo Pertamina). semua akses yang sifatnya tanah pemerintah daerah kita perbolehkan (untuk digunakan) semuanya. Sehingga nanti penataan untuk INKA sendiri akan semakin sempurna, dan warga sendiri juga nyaman, dan pertumbuhan ekonomi dengan INKA ini luar biasa untuk Kota Madiun, terima kasih sekali,” jelas Maidi.

Wakil Menteri II Kementerian BUMN, Kartika Wirjoatmodjo juga mendukung perihal penataan tersebut. Kartika berharap agar dalam penataanya bisa menggunakan area atau tanah yang lain

“Kita mendukung Pak, ini namanya kan bagian dari pentaan kota ya, INKA ada di kota Madiun, bisa menata tempat testingnya segala macam supaya tetap friendly. Kita welcome sama dukungan dari Pak Walikota kita bisa menggunakan tanah-tanah lain yang bisa kita manfaatkan,” pungkas Kartika.

Artikel Terkait

Back to top button