BERITA

PT PMLI-INAMPA Sinergi Tingkatkan Kompetensi Kepelabuhan Berkelas Dunia

Jakarta, Bumntrack.co.id – Indonesia memiliki geografis dengan 1/3 wilayah lautan berpotensi untuk menjadi negara yang unggul. Dengan wilayah perairan yang begitu luas, Indonesia di masa depan akan menjadi negara dengan perputaran logistik terbesar di dunia. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Indonesia dan pemerintah dalam memanfaatkan wilayah laut dengan didukung SDM yang unggul dalam bidang kemaritiman dan kepelabuhanan.

“Salah satu pendorong sebuah negara dikategorikan sebagai negara maju (developed country) adalah Indeks Performansi Logistiknya. Indeks Performansi Logistik sebuah negara tidak akan baik apabila tidak didukung oleh pengelolaan pelabuhan kelas dunia. Pelabuhan kelas dunia juga tidak akan terwujud apabila tidak didahului dengan pelayanan pemanduan dan penundaan kelas dunia,” kata Direktur Utama PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI), Chiefy Adi K dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (12/11).

Data terakhir yang diambil dari world bank menunjukkan Indonesia berada pada posisi ke-46 di dunia dalam Logistik Performance Index serta urutan ke 4 di wilayah Asia Tenggara yang dipimpin oleh Singapura dan Malaysia. Hal ini tentu harus menjadi pemicu semangat bagi seluruh masyarakat Indonesia terutama para praktisi bidang kepanduan, maritim dan kepelabuhanan untuk terus meningkatkan kompetensi agar dapat mendongkrak posisi indonesia dan bersaing kuat dengan negara-negara lainnya.

Sebagai perwujudan visi PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI) untuk menjadi pusat keunggulan dan mitra strategis pengembangan bisnis dunia usaha. Hal tersebut dtitindaklanjuti denga penandatanganan kerja sama kesepakatan bersama dengan Indonesian Maritime Pilots Association (INAMPA, organisasi profesi perwira pandu maritim di seluruh Indonesia, yang menyediakan Tenaga Pengajar Proffesional di Bidang Kelautan, Perkapalan, dan Pelayaran yang tersebar di seluruh Indonesia). Tujuan dari kerjasama ke dua belah pihak adalah penyelenggaraan pendidikan dan pembinaan, pelatihan, penelitian dan pengembangan kompetensi SDM bidang kepanduan maritim, kepelabuhanan dan perkapalan.

“Urgensi dari penandatangan kerjasama ini sebagai bentuk tanggung jawab putera dan puteri Indonesia untuk memajukan negara dan bangsa sesuai dengan kompetensi dan kemampuan yang dimiliki,” terangnya.

PT PMLI sebagai lembaga pendidikan bidang kepelabuhanan, maritim dan logistik tentu harus turut andil dalam berkontribusi meningkatkan kompetensi SDM yang akan bermuara pada kemajuan bangsa Indonesia. Selain itu, fungsi pelabuhan tidak hanya sebagai tempat naik turunnya barang yang keluar dan masuk ke Indonesia, lebih dari itu pelabuhan merupakan wajah terdepan bagi negara Indonesia. Sehingga apabila pelayanan di pelabuhan baik dan maksimal maka sudah bisa dipastikan reputasi Indonesia di mata dunia juga akan baik.

“Tentu pelayanan yang prima juga harus didukung oleh kompetensi SDM yang memadai, salahsatunya adalah kepanduan. Tidak mungkin Indonesia akan dipandang dunia jika fungsi dan pelayanan pandu di pelabuhan tidak baik dan maksimal, untuk itulah PT PMLI menggandeng INAMPA selaku organisasi yang memiliki kapasitas dalam bidang kepanduan maritim, kepelabuhanan dan perkapalan untuk meningkatkan kompetensi SDM yang handal dan berdaya saing internasional,” jelasnya.

INAMPA sebagai organisasi profesi perwira pandu maritim di seluruh Indonesia, siap untuk menyediakan Tenaga Pengajar Profesional di Bidang Kelautan, Perkapalan, dan Pelayaran yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini juga merupakan perwujudan kontribusi bagi kemajuan Indonesia, tutur Pasoroan Herman Harianja selaku Presiden INAMPA.

“Diharapkan kerjasama yang terjalin dapat memberikan dampak positif sebagai perwujudan upaya pembangunan negara melalui pendidikan dan pelatihan bidang kepelabuhanan, maritim dan logistik Indonesia. Selain itu juga diharapkan kerjasama ini akan memberikan sumbangsih positif bagi kedua belah pihak,” pungkasnya.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button