BERITA

Tantangan Pengelolaan Sumber Daya Air

Dukung Citarum Harum, Jasa Tirta II Kembangkan Program Biogas
Dukung Citarum Harum, Jasa Tirta II Kembangkan Program Biogas

Jakarta, Bumntrack.co.id – Pertumbuhan penduduk, kebutuhan industri, pertanian dan perubahan iklim serta berkurangnya ruang terbuka hijau memberikan tantangan yang besar bagi pengelolaan air. Indonesia perlu mengantisipasinya dengan kebijakan makro yang lebih komperhensif termasuk oleh BUMN.

“Jasa Tirta II sebagai BUMN pengelola sumber daya air perlu didukung dengan peningkatan kewenangan pengusahaan Sumber Daya Air melalui perubahan Peraturan Pemerintah sebagai landasan Jasa Tirta II dalam melaksanakan penugasan dalam pengelolaan SDA nasional,” kata Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, UU Saefudin Noer dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (26/9).

Menurutnya, Peningkatan kapasitas Jasa Tirta II diwujudkan dengan pemberian kewenangan pengusahaan yang lebih luas dan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) untuk lahan di Wilayah Sungai. Kesempatan dan kewenangan pengusahaan PLTA dan energi baru terbarukan, pariwisata, dan properti di wilayah operasi lama maupun baru.

“Optimalisasi aset negara di wilayah operasi baru dan pengusahaannya oleh Jasa Tirta II perlu ditingkatkan seiring dengan perluasan wilayah dan penambahan wilayah sungai, PLTA, bendungan, bendung dan waduk yang dikelola Jasa Tirta II,” jelasnya.

Sebelumnya, Jasa Tirta II hadir dalam pengelolaan air sehingga masyarakat sekitar bisa berpanen raya di musim kemarau. Panen raya tersebut merupakan keberhasilan antara pengelola air dan masyarakat petani dalam mengoptimalkan air ditengah musim kering yang panjang.

Keberhasilan pengelolaan air irigasi tak lepas dari penugasan pemerintah kepada Jasa Tirta II untuk mengairi irigasi seluas 240.000 hektar. Areal irigasi di wilayah kerja Jasa Tirta II meliputi Bekasi, Karawang, Subang, Purwakarta dan sebagian Indramayu hingga saat ini masih dapat terairi dengan metoda gilir giring air. Tak hanya itu, untuk menjaga pasokan air irigasi, Jasa Tirta II senantiasa memelihara kehandalan sungai, saluran, bendung dan waduk dengan kegiatan operasi dan pemeliharaan.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close