Page 80 - Edisi Januari 2020
P. 80
jeda
Sejalan dengan revitalisasi Kawasan Kota Tua yang
dikembangkan sebagai Zona Ekonomi Khusus oleh
JOTRC (Jakarta Old Town Revitalization Corporation)
dan juga sebagai destinasi wisata nasional oleh UPK
(Unit Pengembangan Kawasan) Kota Tua, Gedoeng
Jasindo pun mengalami renovasi. Tampilannya
dipercantik dan bangunannya diperkokoh dari yang
sebelumnya hampir roboh.
Gedung bekas WEVA ini termasuk salah satu
bangunan lawas yang mendapat prioritas revitalisasi
oleh JOTRC. Gedung ini sekarang kembali utuh dengan
fasad yang dikembalikan seperti aslinya. Hanya saja
tulisan WEVA yang dulu ada di dinding lantai tiga
sekarang diganti tulisan Gedoeng Jasindo.
Belum lama ini, Gedung yang dibangun pada 1920
itu kembali ramai menjadi pusat perhatian. Direktur
SDM dan Umum PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero),
Sari Suharso mengatakan, aset yang sudah lama tak
digunakan kini dimanfaatkan untuk acara-acara yang
berdampak positif bagi masyarakat. Salah satunya
sebagai tempat kegiatan workshop yang bekerja sama
dengan aktivis peduli lingkungan, DemiBumi.
Kegiatan ini sekaligus merupakan upaya optimalisasi
gedung milik Asuransi Jasindo di daerah Kota Tua, yang selama
ini belum termanfaatkan secara maksimal. “Dengan adanya
acara ini, maka gedung tersebut jadi semakin bermanfaat.
Masyarakat bisa menikmati gedung tersebut,” kata Sari.
Workshop bersama DemiBumi digelar selama tiga
hari di pertengahan Desember 2019. “Di sana terdapat
aneka workshop terkait pengelolaan sampah rumah
tangga, dan ‘do it yourself’ pengganti plasticwrap yang
dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada
lingkungan,” katanya.
80 | BUMN Track | No. 144 TAHUN XIII JANUARI 2020
JEDA.indd 80 1/14/20 4:35 PM

