Libur Isra Mikraj, 15.138 Penumpang Kereta Api Serbu Yogyakarta

E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan transportasi kereta api tetap berjalan dengan aman dan terkendali selama masa libur panjang Isra Mikraj pada 15–18 Januari 2026.

Pada periode tersebut mobilitas masyarakat tinggi dibarengi tantangan operasional akibat cuaca ekstrem yang berdampak pada sejumlah lintas jalur utara Jawa. Sepanjang periode tersebut, KAI berhasil melayani 674.644 pelanggan di berbagai wilayah operasional Jawa dan Sumatra.

Tingginya mobilitas masyarakat tercermin dari tingkat okupansi yang mencapai 110,29 persen dari total 611.699 tempat duduk yang disediakan. Capaian ini dipengaruhi oleh karakteristik penumpang dinamis yang naik dan turun di stasiun antara, sekaligus menegaskan peran strategis kereta api dalam menjaga kelancaran mobilitas nasional pada momentum libur keagamaan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari kesiapan operasional dan penguatan pengelolaan keselamatan, rekayasa pola operasi, khususnya di lintas jalur utara yang terdampak curah hujan tinggi dan genangan air.

“Keselamatan perjalanan di jalur utara menjadi fokus utama KAI. Seluruh keputusan operasional diambil berdasarkan pemeriksaan teknis di lapangan dan evaluasi berkelanjutan terhadap kondisi prasarana, sehingga meskipun terdapat gangguan di beberapa titik, KAI tetap mampu melayani lebih dari 600 ribu pelanggan,” ujar Anne di Jakarta, Selasa (20/1/26).

Selama masa libur panjang, KAI menerapkan pengaturan perjalanan secara adaptif, termasuk penyesuaian pola operasi dan pembatalan pada beberapa perjalanan KA di lintas tertentu sebagai langkah pengamanan. Upaya tersebut dilakukan agar perjalanan kereta api yang dioperasikan benar-benar memenuhi standar keselamatan bagi pelanggan dan petugas.

Selama masa libur panjang, tercatat 10 relasi dengan jumlah pelanggan tertinggi:

  1. Gambir – Yogyakarta: 9.243 Pelanggan
  2. Lempuyangan – Pasarsenen: 6.301 Pelanggan
  3. Pasarsenen – Lempuyangan: 5.895 Pelanggan
  4. Gambir – Bandung: 5.081 Pelanggan
  5. Gambir – Semarang Tawang: 4.913 Pelanggan
  6. Bandung – Gambir: 4.777 Pelanggan
  7. Pasarsenen – Yogyakarta: 4.200 Pelanggan
  8. Bandung – Yogyakarta: 4.111 Pelanggan
  9. Gambir – Cirebon: 4.093 Pelanggan
  10. Bogor Paledang – Sukabumi: 3.756 Pelanggan

Anne menegaskan bahwa penyesuaian operasional yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan di tengah kondisi force majeure akibat faktor alam di luar kendali perusahaan. Seiring dengan itu, proses pemulihan prasarana di jalur utara terus dilakukan secara bertahap agar layanan dapat kembali berjalan optimal.

KAI mengapresiasi kepercayaan, pengertian, dan kesabaran pelanggan selama masa libur panjang Isra Mikraj.

“Evaluasi layanan serta masukan pelanggan akan terus menjadi dasar bagi KAI dalam memperkuat keandalan layanan kereta api sebagai moda transportasi publik yang aman, andal, dan nyaman,” tutup Anne.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.