SMF Hadirkan Produk Karya Kreasi Tuli Indonesia di DhawaFest 2026

E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id — PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF turut berpartisipasi dalam DhawaFest 2026 yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kementerian Keuangan pada 4-6 Maret 2026, di Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta. 

Kegiatan ini dibuka oleh Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia. Kehadiran SMF dalam ajang ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi yang inklusif.

Dalam partisipasinya tahun ini, SMF menghadirkan produk-produk dari komunitas disabilitas sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi inklusif. Kehadiran UMKM dari komunitas disabilitas ini mencerminkan keyakinan SMF bahwa setiap individu memiliki ruang yang sama untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional.

“Kreasi Tuli Indonesia sudah berdiri dari tahun 2018 dan saat ini sudah lebih dari 200 anggota disabilitas. Terima kasih kepada SMF yang telah mengajak kami untuk pameran di Dhawafest 2026. Produk yang kami bawa kali ini ada produk kuliner, batik, zero-waste karya teman-teman disabilitas yang tergabung dalam Kreasi Tuli Indonesia.” ujar Ina, founder Kreasi Tuli Indonesia.

Melalui keikutsertaan tersebut, SMF ingin menunjukkan bahwa penguatan UMKM tidak hanya berbicara soal transaksi dan penjualan, tetapi juga tentang membuka akses, memperluas kesempatan, dan menghadirkan ruang yang setara bagi seluruh kelompok masyarakat, termasuk komunitas disabilitas. 

Dalam konteks ini, partisipasi pada DhawaFest 2026 menjadi momentum penting untuk memperluas apresiasi publik terhadap karya-karya UMKM yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga membawa pesan kuat tentang kemandirian, kreativitas, dan daya juang.

“Harapannya, SMF bisa terus membersamai kami di Kreasi Tuli Indonesia. Sebelumnya, SMF pernah memberikan bantuan peralatan jahit kepada kami. Saat ini SMF fokus pada bantuan pengembangan dan pembinaan untuk produksi makanan ringan atau snack “Kriukk Sunyi’ yang diproduksi oleh teman-teman tuna rungu. Dengan adanya bantuan ini, menumbuhkan harapan baru bagi mereka untuk dapat mandiri secara ekonomi,” tambah Ina

Bonai Subiakto, Direktur Keuangan dan Operasional SMF yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa dukungan terhadap UMKM komunitas disabilitas merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas. 

“Sebagai BUMN yang bergerak di sektor pembiayaan perumahan, SMF tidak hanya berfokus pada peran bisnis perusahaan, tetapi juga terus mendorong inisiatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui semangat inklusivitas, kolaborasi, dan keberlanjutan,” tutur Bonai di Jakarta, Jumat (6/3/26).

Tema “Persembahan Elok Nusantara” sejalan dengan semangat yang dihadirkan dalam partisipasi SMF pada kegiatan ini. Tema tersebut tidak hanya menggambarkan keindahan karya-karya nusantara, tetapi juga merepresentasikan keragaman talenta Indonesia yang lahir dari berbagai komunitas.

Selain produk-produk Kreasi Tuli Indonesia, SMF menghadirkan produk dari Desa Wisata Binaan, seperti Batik Abstrak Kontemporer & Gula Semut Desa Hargotirto, produk UMKM jahe merah, kerajinan tangan kelompok tani wanita Karya Citra Desa Tenjolaya, serta produk UMKM Desa Wisata Pagerharjo. Produk-produk yang ditampilkan melalui booth SMF menjadi bagian dari ampilikasi bahwa keindahan Indonesia juga tercermin dari kemampuan masyarakatnya untuk terus berkarya dan bertahan di tengah tantangan.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.