Jakarta, Bumntrack.co.id- Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan peninjauan stok beras di Jayapura, Papua, pada hari Selasa (7/7/26) guna memeriksa kualitas beras yang tersimpan. Dirinya menyaksikan proses pengendalian mutu beras, dari pemeriksaan fisik hingga pengujian dengan alat laboratorium.
Kedatangan Rizal ke Jayapura merupakan salah satu bentuk perwujudan BULOG dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai penjaga pasokan pangan sekaligus memastikan kualitas beras yang akan disalurkan kepada masyarakat.
“Masyarakat tidak perlu bimbang dan ragu. BULOG memastikan beras yang disalurkan berada dalam kondisi baik, sehat, higienis, dan berkualitas.” tuturnya pada saat kunjungan kerja di Jayapura.
Saat ini, BULOG sudah mengumpulkan 17 ribu ton beras untuk seluruh wilayah Papua. BULOG berencana untuk menambah persediaan sebanyak hampir tiga kali lipat sehingga salah satu keputusan yang diambil untuk menopang persediaan di Papua adalah menyalurkan beras dari provinsi-provinsi sentra produksi nasional, seperti Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
“Sesuai arahan Presiden dan Menteri Pertanian, BULOG harus menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat di bidang logistik pangan. Karena itu kami berkomitmen menjaga kualitas layanan serta memastikan penyaluran beras dan komoditas pangan lainnya dilakukan secara profesional, tepat waktu, dan dengan kualitas terbaik agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga ke penjuru timur Indonesia,” pungkas Rizal.
Pemeriksaan kualitas beras yang disimpan merupakan satu dari beberapa langkah BULOG dalam memastikan ketahanan pangan di Bumi Cendrawasih.
BULOG mengakui bahwa kegiatan distribusi di Papua tergolong sulit akibat kondisi geografis yang menantang, jarak tempuh yang panjang dan cuaca yang tidak menentu. Oleh karena itu, BULOG sedang menyiapkan langkah distribusi yang lebih efektif.
Selain itu, seirama dengan cita-cita swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto, BULOG turut terlibat dalam pendirian sawah-sawah beserta penunjangnya di Papua. Salah satunya adalah pembentukan hampir 100 hektar sawah di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Penulis: Jovan. A. R.
Editor: Ismed Eka








