Jakarta, Bumntrack.co.id – BP BUMN bersama Danantara melakukan pembenahan PT Pos Indonesia terkait hasil audit berupa penyesuaian pembukuan untuk periode 2023, 2024, dan 2025 sebesar Rp9 triliun sebagai bagian dari proses pembersihan dan pemulihan catatan keuangan perusahaan.
Koreksi laporan keuangan diperkirakan sekitar Rp9 triliun terutama koreksi kewajiban dana pensiun serta penyisihan piutang. Saat ini, langkah tersebut sedang dilakukan finalisasi proses auditnya oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Koreksi laporan keuangan ditargetkan selesai di pertengahan Agustus 2026. (Baca: Pembenahan PT Pos Indonesia, Manajemen Baru Laporkan Koreksi Pembukuan Rp9 Triliun)
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria menekankan bahwa seluruh langkah perbaikan harus berorientasi pada penguatan fundamental bisnis dan memiliki target yang terukur agar dapat dikawal secara konsisten.
“Kalau bisnis intinya masih negatif terus, enggak ada gunanya. Fokus dulu membuat ini positif dan menurunkan cost. Jadi setiap inisiatif harus jelas targetnya, kapan selesainya, dan berapa hasilnya. Kita hanya akan mengontrol berdasarkan itu,” tegas Dony.
Di kesempatan lain, Corporate Secretary PT POS Indonesia, Iwan Gunawan mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya proses audit yang saat ini sedang dilaksanakan oleh instansi/lembaga negara yang berwenang sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), transparansi, dan akuntabilitas.
“Dibawah pendampingan Danantara dan BP BUMN, Manajemen terus menjalankan berbagai program transformasi dan penguatan kinerja, serta penguatan sistem pengendalian internal sebagai bagian dari komitmen untuk membangun perusahaan yang semakin sehat, adaptif, dan berdaya saing,” jelas Corporate Secretary PT POS Indonesia, Iwan Gunawan di Jakarta, Jumat (24/7/26).
Selama proses audit tersebut, seluruh kegiatan yang dilakukan perusahaan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Kami pastikan bahwa seluruh kegiatan operasional perusahaan, pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan seluruh mitra usaha tetap berjalan sebagaimana mestinya. Komitmen kami untuk memberikan layanan yang aman, andal, dan berkualitas kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama perusahaan,” tegasnya.








