Jakarta, Bumntrack.co.id– Sepanjang semester I 2026, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mencatatkan produksi 19,45 juta ton batu bara serta berhasil membukukan penjualan 21,10 juta ton batu bara.
“Kinerja operasional pada periode ini mencerminkan komitmen Perusahaan dalam menjaga kesinambungan produksi dan pasokan batu bara kepada pelanggan,” kata Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan di Jakarta, ditulis Selasa (28/7/26).
Dari total penjualan 21,10 juta, 51% komoditi diperdagangkan di pasar domestik, sedangkan sisanya dijual ke luar negeri.
Pasar domestik tetapi menjadi prioritas, terlebih 7,78 ton dari total penjualan domestik disalurkan ke Grup PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN).
Segmen ekspor mengalami pertumbuhan sebesar 5% karena ditopang permintaan yang kuat dari Vietnam, Thailand, dan beberapa negara lainnya.
PTBA mencatatkan satu peningkatan di aspek distribusi berupa kehadiran infrastruktur yang andal. Sepanjang semester 1 tahun 2026, kereta api merupakan moda transportasi distribusi yang utama. Dari 18,15 ton yang diangkut, 17,47 ton distribusikan melalui rel kereta api.
Terkait operasional usaha, ada sejumlah progres yang dikerjakan oleh PTBA seperti penerapan selective mining, pelaksanaan proyek angkutan batu bara Tanjung Enim–Kramasan di Provinsi Sumatra Selatan, dan pembangunan Inpit Conveyor Banko.
“Memasuki Semester II 2026, PTBA akan terus memperkuat keandalan operasional, menjaga efisiensi biaya, mengoptimalkan pasar domestik maupun ekspor, serta melanjutkan berbagai proyek strategis guna mendukung pertumbuhan Perseroan secara berkelanjutan di tengah dinamika industri batu bara global,” jelas Bambang.
Kinerja PTBA yang solid sudah terlihat dari laporan kuartal I tahun ini. Meskipun jumlah produksi mengalami penurunan produksi akibat curah hujan yang tinggi di awal tahun, PTBA mampu mendulang keuntungan yang lebih besar daripada kuartal 1 tahun 2025, seperti lonjakan laba bersih 98% atau kenaikan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) 48%.
Penulis: Jovan. A. R
Editor: Ismed Eka








