Jakarta, Bumntrack.co.id – Komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis menjadi semakin penting di tengah meningkatnya tuntutan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Menjawab dinamika tersebut, BUMN Track didukung BTA Academy kembali menyelenggarakan TJSL & CSR Award 2026, yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-6, dengan mengusung tema “Transisi TJSL Menuju ESG Rating dan Creating Shared Value”.
Tema tersebut turut mencerminkan perubahan cara pandang dunia usaha. Di mana TJSL kini telah menjadi instrumen untuk memperkuat keberlanjutan bisnis, meningkatkan reputasi perusahaan, memperkuat kepercayaan investor, serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan masyarakat. Transformasi ini semakin penting di era Danantara Indonesia, ketika BUMN dituntut menjadi korporasi kelas dunia yang unggul dalam kinerja bisnis sekaligus memberikan dampak sosial yang nyata.
CEO BUMN Track, SH Sutarto mengungkapkan, selama enam tahun penyelenggaraan, TJSL & CSR Award telah berkembang menjadi salah satu platform apresiasi dan pembelajaran bagi BUMN dan anak perusahaan BUMN dalam mengembangkan praktik keberlanjutan yang inovatif, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Keberhasilan TJSL saat ini tidak lagi diukur dari besarnya anggaran yang dikeluarkan, melainkan dari besarnya perubahan yang dihasilkan dalam membangun kehidupan masyarakat. Perusahaan yang mampu menciptakan manfaat bagi masyarakat akan memperoleh kepercayaan yang lebih besar dari publik maupun investor. Itulah sebabnya ESG bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi masa depan perusahaan.
“BUMN Track berkomitmen menjadikan program ini bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi menjadi platform nasional untuk mengukur, mempromosikan, dan mempercepat transformasi TJSL menuju ESG Excellence dan Creating Shared Value, sehingga BUMN Indonesia semakin kompetitif di tingkat global sekaligus semakin dekat dengan masyarakat,” ungkap SH Sutarto di sela Penganugerahan TJSL&CSR Award 2006 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (5/8).
Proses penjurian TJSL&CSR Award 2026 berlangsung sejak Juni 2026. Dari total 68 peserta, sebanyak 43 perusahaan diantaranya lolos penjurian dengan mengikuti 77 pilar/kategori. Penjurian ini berlangsung dalam beberapa tahap. Tahap pertama berupa verifikasi data assesment tools, tahap kedua berupa penilaian presentasi yang dilakukan oleh perusahaan di hadapan Dewan Juri, dan tahap selanjutnya berupa penilaian akhir yang dilakukan melalui rapat pleno Tim Penilai, narasumber dan steering committee.
Sebanyak 23 Dewan Juri terlibat dalam penjurian TJSL&CSR Award 2026. Mereka terdiri dari para pakar dan praktisi CSR, akademisi, profesional dan media, diketuai oleh Ir. Thendri Supriatno, MBA serta Ketua Dewan Juri Kehormatan Dr. Edy Soeparno, SH, MH selaku Wakil Ketua MPR RI.
Penghargaan diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan tata kelola TJSL yang baik, menghasilkan inovasi program, menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan, serta mampu mengintegrasikan pelaksanaan TJSL ke dalam strategi bisnis perusahaan.
Tahun ini, selain menilai kategori penghargaan berupa Pilar Sosial, Ekonomi, Lingkungan, Hukum dan Tata Kelola, terdapat tambahan kategori khusus berupa ESG Excellence Award, CSV Excellence Award dan Leadership Award.
Sederet nama besar perusahaan menerima penghargaan Tingkat Platinum, diantaranya PT Nindya Karya (Persero) meraih tingkatan Platinum Pilar Ekonomi serta Pilar Hukum dan Tata Kelola, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih tingkatan Platinum Pilar Ekonomi dan Pilar Lingkungan. Kemudian PT Indonesia Kendaraan Terminal, Tbk dan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) meraih tingkatan Platinum Kategori ESG Excellence Award dan PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih tingkatan Platinum Kategori CSV Excellence Award.
Sedangkan pada Anak Perusahaan, penerima penghargaan Tingkat Platinum Pilar Sosial adalah PT Pertamina Patra Niaga AFT Minangkabau dan PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Juanda. Peraih penghargaan Tingkat Platinum Pilar Lingkungan yakni PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Parepare dan PT Pertamina Retail. Sementara itu, PT Pertamina Drilling Services Indonesia memantapkan diri sebagai peraih Tingkat Platinum Kategori CSV Excellence Award.
Melalui penyelenggaraan TJSL & CSR Award, BUMN Track berharap ajang ini semakin berperan sebagai katalis transformasi perusahaan menuju praktik bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan, memperkuat ESG Rating, serta menciptakan nilai bersama yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh pemangku kepentingan.








