PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten terus memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepelabuhanan melalui forum komunikasi bersama para pengguna jasa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Voice of Customer (VoC) yang digelar di The Royale Krakatau Hotel, Cilegon, Kamis (27/8).
Kegiatan tersebut menjadi forum bagi Pelindo Regional 2 Banten untuk mendengarkan secara langsung masukan, kebutuhan, serta harapan para pengguna jasa terhadap pelayanan kepelabuhanan. Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen Pelindo Regional 2, Pelindo Banten, perwakilan asosiasi kepelabuhanan, serta para pengguna jasa yang beraktivitas di wilayah Banten.
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Achmad Yoga Suryadarma, menyampaikan bahwa Voice of Customer merupakan instrumen krusial dari upaya perusahaan untuk memastikan pelayanan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan layanan di lapangan. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan tidak bisa hanya bersandar pada perspektif internal, melainkan wajib dibangun melalui dialog langsung dengan pelanggan.
“Transformasi layanan di pelabuhan tidak akan berjalan maksimal jika kita hanya melihat dari kacamata internal. Melalui forum Voice of Customer ini, kami menempatkan pengguna jasa sebagai kompas utama. Kritik, saran, maupun ekspektasi dari para pengguna jasa adalah energi penggerak bagi Pelindo Banten untuk merumuskan inovasi yang tepat sasaran,” ujar Achmad Yoga.
Bagi perusahaan, pengguna jasa bukan sekadar sebagai penerima layanan, melainkan sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem kepelabuhanan yang semakin efisien, kompetitif, dan berkelanjutan. Dinamika industri dan perdagangan menuntut pelabuhan untuk terus adaptif, sehingga koordinasi dengan seluruh stakeholder dan asosiasi menjadi prioritas utama.
“Kolaborasi adalah kunci di era logistik modern. Kami memposisikan pelanggan sebagai mitra strategis perusahaan. Jika ada regulasi atau proses operasional di lapangan yang dirasa masih menghambat gerak bisnis industri, mari kita urai dan cari jalan keluarnya bersama di sini. Tujuan kita semua sama, yaitu menciptakan kelancaran arus barang dengan biaya dan waktu yang paling efisien,” tambahnya.
Dalam forum VoC ini, Pelindo Regional 2 Banten menerima beragam pandangan konstruktif dari asosiasi kepelabuhanan yang mewakili kepentingan pengguna jasa, di antaranya DPC INSA Banten, DPW APBMI Banten, DPD ISAA Banten, DPD APTRINDO Banten, GINSI dan GPEI Banten, serta Kadin Pelabuhan Banten.
Kehadiran asosiasi-asosiasi tersebut memperkuat jalinan komunikasi dua arah untuk mengidentifikasi ruang perbaikan. Achmad Yoga memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan terkait pelayanan kapal dan barang, proses operasional, hingga administrasi akan dievaluasi secara komprehensif.
“Komitmen kami sangat jelas, forum ini bukan sekadar ajang silaturahmi formalitas, melainkan ruang kerja bersama. Seluruh catatan evaluasi, baik terkait fasilitas, produktivitas alat, hingga layanan kapal dan barang akan langsung kami jadikan indikator perbaikan yang terukur di lapangan,” tegas Achmad Yoga.
Melalui Voice of Customer, Pelindo Regional 2 Banten berharap ruang kolaborasi ini dapat berlangsung secara berkesinambungan untuk memecahkan tantangan logistik bersama.








