Jakarta, Bumntrack.co.id – Dampak dari perawatan sarana KRL, KAI Commuter terus melakukan evaluasi atas pola operasi perjalanan moda transportasi tersebut.
Mulai Kamis, (10/9/26) KAI Commuter sebagai operator akan menambah kembali 13 perjalanan Commuter Line Bogor
“KAI Commuter akan melakukan rekayasa pola peredaran rangkaian sarana Commuter Line di lintas Tanjung Priok yang akan dioperasikan pada lintas Bogor,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda di Jakarta, Kamis (10/9/26).
Dengan pengoperasian rangkaian dari lintas Tanjung Priok untuk perjalanan di lintas Bogor ini, operasional perjalanan Commuter Line Priok sementara akan dilayani dengan menggunakan rangkaian Commuter Line Basoetta. Untuk layanan, tarif dan jadwal tidak ada perubahan dan tetap diberlakukan seperti layanan saat menggunakan rangkaian KRL.
Pengoperasian sementara Commuter Line lintas Tanjung Priok dengan menggunakan rangkaian Commuter Line Basoetta ini, juga mengharuskan untuk dilakukan penyesuaian kembali pada jadwal layanan perjalanan Commuter Line Basoetta sementara waktu.
“Mulai Kamis 10 September 2026 Jadwal layanan perjalanan Commuter Line Basoetta dari 70 perjalanan menjadi 52 perjalanan,” tambah Karina.
Untuk itu KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line Basoetta untuk menyesuaikan kembali jadwal perjalanannya. Untuk pengguna Commuter Line Basoetta yang telah memiliki tiket pada perjalanan yang terdampak atas penyesuaian jadwal ini, pengguna bisa naik pada jadwal sebelum atau sesudah jadwal pemberangkatannya atau dapat melakukan refund tiket 100% melalui loket di Stasiun-Stasiun Commuter Line Basoetta. Untuk update jadwal perjalanan dan pemesanan tiket Commuter Line Bosetta bisa diakses melalui aplikasi C-Access atau Access By KAI.
Langkah ini harus diambil KAI Commuter atas evaluasi penyesuaian operasional perjalanan Commuter Line imbas perawatan sarana KRL yang ada dan mengoptimalkan jumlah jadwal perjalanan Commuter Line setiap harinya.
“Tentunya KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul pada penyesuaian sementara layanan perjalanan Commuter Line pada lintas pelayanan yang terdampak,” tandas Karina.








