Pemerintah Pastikan Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik

Pemerintah Pastikan Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik
BUMN Track E-Magazine

Jakarta, Bumntrack.co.id– Harga minyak mentah global melonjak akibat konflik yang memanas antara Arab Saudi dan kelompok Houthi. Isu kenaikan harga BBM kembali mencuat dan meresahkan masyarakat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Minyak (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengakui bahwa Indonesia ikut terdampak oleh ketidakstabilan global. Setiap hari, kurang lebih 1,6 juta barel bbm per hari dikonsumsi publik, sedangkan lifting yang tersedia hanya 600-610 ribu barel per hari.

Meskipun diterpa kondisi yang tergolong krisis, Bahlil berjanji bahwa pemerintah tidak akan menaikan harga BBM bersubsidi.

Beberapa solusi telah diupayakan oleh Presiden Prabowo dan Kementerian ESDM seperti melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia dalam rangka menegosiasikan perdagangan minyak mentah.

“Indonesia adalah negara merdeka, tidak ada satu pun kekuatan asing yang bisa mengintervensi kebijakan pasokan energi kita demi kepentingan nasional,” tegasnya, dilansir dari keterangan resmi yang diakses pada hari Rabu (16/9/26).

Pemerintah menempuh langkah lain dengan implementasi biodiesel B50. Sejak perilisannya di bulan Juli 2026, B50 telah didistribusikan ke 6.050 dari total 6.412 SPBU. Selain itu, 73% terminal minyak di dalam negeri sudah bisa memproduksi biodiesel itu.

“Tanggal 30 September itu merupakan deadline untuk kita melakukan relaksasi. Jadi persiapan semua sosialisasi, semua kegiatan mengenai implementasi B50 ini harus benar-benar kita siapkan menjelang nanti per 1 Oktober,” ucap Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, kepada para perwakilan industri otomotif di Tangerang Selatan.

Penulis: Jovan. A. R
Editor: Ismed Eka

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.