Jakarta, Bumntrack.co.id- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) telah menghadirkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada hari Rabu (16/9/26).
OPS berkapasitas 500 kilovolt-Ampere (kVA) itu akan menciptakan beberapa manfaat, dari efisiensi operasional kapal, pengurangan konsumsi energi, hingga transisi ke pelabuhan hijau (green port).
Bila diperjelas secara matematis, penggunaan OPS pada hari sandar dapat menghemat BBM sampai 700 liter serta pencegahan emisi karbon dioksida (CO₂) sebesar 1,5 ton.
Selain itu, Pelindo menemukan bahwa implementasi OPS mampu mengurangi emisi gas buang kapal hingga 75 persen sekaligus menghilangkan tiga unsur emisi lokal, yakni nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan partikulat.
“OPS bukan sekadar menggantikan sumber listrik kapal dari genset menjadi listrik darat. Ini merupakan langkah konkret dalam transformasi Pelabuhan Tanjung Priok menuju green port, dengan menghadirkan energi yang lebih efisien, lebih bersih, dan lebih andal. Kami ingin membangun ekosistem pelabuhan yang tidak hanya semakin produktif, tetapi juga semakin berkelanjutan,” ulas Direktur Utama Achmad Muchtasyar.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menuturkan bahwa PLN mendukung melalui penyediaan pasokan listrik.
“Lewat kolaborasi ini, kami ingin mendorong produktivitas melalui penghematan para pelaku usaha di bidang maritim dan mengoptimalkan aktivitas pelabuhan, sekaligus menekan emisi yang dihasilkan,” kata Darmawan.
Penulis: Jovan. A. R
Editor: Ismed Eka








