Jakarta, Bumntrack.co.id– Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang pesat menginspirasi pemerintah serta Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk membangun ekosistem AI di Indonesia.
Menyikapi hal tersebut, Danantara menyelenggarakan National AI Data Center & Electrification Strategic Workshop di Wisma Danantara, Jakarta, pada tanggal 14-15 September 2026 dalam rangka menyelaraskan kepentingan antara BUMN, regulator, dan pelaku industri.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk merupakan salah satu pihak hadir dalam kegiatan tersebut.
Selaras dengan tajuk Building Indonesia’s Sovereign AI Infrastructure: Validating National Demand, Data Center & Power Readiness, Telkom menegaskan komitmennya sebagai tulang punggung digital nasional, terutama soal pembangunan pusat data selaku salah satu komponen penting dunia AI.
“Data Center Telkom menjadi fondasi bagi Indonesia dalam membangun ekosistem sovereign AI yang berdaulat dan berkelanjutan,” ujar Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, dilansir dari keterangan resmi pada hari Rabu (23/9/26).
Proyek pusat data menerima dukungan dari BUMN-BUMN sebab AI sudah termasuk dalam operasional perusahaan ditambah pemanfaatan AI diproyeksikan melonjak pada tahun 2030.
PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), anak usaha Telkom, telah menyusun rencana realisasi pusat data berkapasitas hingga 1 gigawatt (GW) di Batam, Pulau Jawa, dan Manado.
“Kesiapan infrastruktur AI data center NeutraDC serta strategi phasing pengembangan menuju kapasitas 1 GW untuk mendukung pemerataan kapasitas komputasi AI di berbagai wilayah Indonesia.” kata DIrektur Utama NeutraDC, Rakhmad Tunggal Afifuddin.
Proyek tersebut akan ditunjang oleh 26 edge data center di 21 kota beserta pasokan listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).
Penulis: Jovan. A. R
Editor: Ismed Eka








