Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyelenggarakan BSI International Expo 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) dari hari Jumat (23/10) hingga Minggu (25/10).
Dalam pameran tersebut mencatkan transaksi hingga Rp5,38 triliun dari 65.800 pengunjung. BSI juga mencatat nilai transaksi yang meningkat Rp2,6 triliun daripada tahun sebelumnya.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menilai antusiasme pengunjung selaras dengan peluang produk lokal menjadi pilihan utama masyarakat, namun UMKM masih terkendala oleh kemampuan menjaga keberlanjutan bisnis.
Alhasil, BSI International Expo 2026 hadir untuk memberikan solusi pembiayaan sekaligus akses terhadap pasar teknologi, dan jaringan bisnis kepada para UMKM.
“Kami ingin membantu pelaku usaha naik kelas, memperkuat daya saing, dan memiliki kesiapan untuk memasuki pasar global,” jelas Anggoro, dilansir dari keterangan resmi pada hari Rabu (28/10/26).
Pada ajang yang sama, BSI meluncurkan dua produk, yakni BSI LYFE Card serta BEWIZE Gold.
Generasi muda merupakan target segmen BSI LYFE Card, dengan beberapa penawaran menarik seperti cicilan 0% hingga 24 bulan, cashback sampai Rp300 ribu untuk nasabah baru, maupun fitur donasi 0,1% dalam setiap transaksi di merchant F&B dan e-commerce.
“BSI terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah, termasuk generasi muda yang membutuhkan solusi transaksi yang mudah, aman, dan sesuai prinsip syariah,” ujar Direktur Information Technology BSI, Muharto Hadi Suprapto.
Berbeda dengan BSI LYFE Card, BEWIZE Gold dipromosikan sebagai layanan emas terintegrasi bagi perusahaan, korporasi, serta institusi. Salah satu keuntungan yang ditawarkan adalah proses pembukaan rekening dan transaksi yang dapat dilakukan secara online.
“Melalui inovasi ini, BSI berkomitmen memperluas akses layanan emas serta mendorong budaya investasi jangka panjang,” pungkas Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna.
Penulis: Jovan. A. R.
Editor: Ismed Eka








