Jakarta, Bumntrack.co.id– PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menerima kunjungan dari Dewan Pertahanan Nasional (DPN) dalam rangka membahas peningkatan ketahanan energi nasional berbasis sumber daya dalam negeri.
Pembicaraan tersebut mempertegas dukungan Agrinas Palma terhadap program swasembada pangan dan energi seperti rencana reaktivasi pabrik biodiesel berkapasitas 600 ribu ton per tahun.
Dua hasil kesimpulan dari pertemuan tersebut, yaitu Agrinas Palma sudah memiliki data dan strategi untuk memastikan stok bahan baku CPO serta penekanan pentingnya sinergi berbagai pihak, baik itu kementerian, lembaga, maupun pemangku kepentingan.
“Sebagai BUMN yang mengemban mandat di bidang pengelolaan perkebunan kelapa sawit, Perseroan berkomitmen untuk terus mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional melalui pengelolaan sumber daya yang produktif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan nasional.” tulis Pihak Agrinas Palma, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (27/7/26).
Ketersediaan kelapa sawit merupakan salah satu fokus bagi DPN sebab aspek non-militer seperti pangan dan energi, dipandang sebagai salah satu fondasi pertahanan negara yang penting. DPN percaya bahwa stabilitas dan kedaulatan negara dapat dijaga dengan ekonomi yang resilien dan mandiri.
Contohnya, pada awal bulan Mei 2026, DPN menyelenggarakan rapat tentang implementasi program B50 di Kantor DPN.
Jika ruang lingkupnya diperbesar, Agrinas Palma sering berinteraksi dengan dunia militer, baik itu TNI maupun Kementerian Pertahanan.
Salah satu buktinya adalah satgas PKH (Penertiban Kawasan hutan). Agrinas Palma beberapa kali menerima berhektar-hektar lahan dari satgas PKH untuk diolah, sedangkan TNI merupakan salah satu unsur dalam satgas PKH.
Penulis: Jovan. A. R
Editor: Ismed Eka








