BERITA

‘Air Terjun’ Dadakan di Tol Becakayu, Ini Penjelasannya

Luapan air dari tol BecakAyu (Foto: Istimewa/Antara)

Jakarta, Bumntrack.co.id – Peristiwa Air terjun dadakan yang terjadi di Jalan Kalimalang membuat heboh pengguna jalan. Air terjun tersebut merupakan luapan air dari konstruksi Jalan Tol Becakayu akibat diguyur hujan deras sekitar satu jam.

Menangggapi hal tersebut, PT Kresna Kusuma Dyandra Marga selaku pemilik konsesi akan melakukan pelebaran drainage existing dan akan segera dieksekusi berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk mencegah terulangnya genangan.

“Pada Kamis, 21 November 2019, sekitar pukul 17.00 pada saat hujan yang cukup lebat salah satu lokasi kontruksi ruas Tol Becakayu di Seksi 2A wilayah Bekasi terjadi curahan air yang cukup besar sehingga menyebabkan adanya genangan air di jalan raya dibawah ruas tol. Adapun penyebab terjadinya curahan air tersebut adanya pengerjaan pipa drainage dan parapet menuju saluran bawah yang belum selesai. Sesuai dengan schedule penyelesaiannya adalah hari ini 22 November 2019,” kata Direktur Teknik & Operasi PT Kresna Kusuma Dyandra Marga, Ayuda Prihantoro di Jakarta, Jumat (27/11).

Pada lokasi badan jalan yang terkena dampak curahan air tersebut mengalami banjir sepanjang kurang lebih 50 meter, karena saluran air pada badan jalan tersebut tidak sanggup menampung debit air akibat curahan hujan.

“Sesuai pantauan di lapangan kebetulan pada lokasi tersebut sedang ada galian untuk kabel telkom sehingga menambah disfungsi saluran,” jelasnya.

Saat ini penanganan yang sudah dilakukan adalah pembersihan dan mengerahkan pompa di lokasi kejadian. Selain itu perusahaan juga melakukan pelebaran drainage existing dan akan segera dieksekusi berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk mencegah terulangnya genangan.

“Seksi 2A Ruas Tol Becakayu tersebut sedang dalam porses konstruksi dan ditargetkan selesai konstruksi pada bulan Mei 2020 dan beroperasi pada bulan Juni 2020,” tambahnya.

Atas kejadian ini, pihaknya berupaya maksimal agar kejadian ini tidak terulang kembali. “Kami meminta maaf kepada para pengguna jalan yang terganggu kenyamanan perjalanannya di sekitar lokasi kejadian. Semoga informasi yang kami berikan ini bermanfaat dan memberikan penjelasan yang cukup atas informasi yang beredar,” pungkasnya.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close