CSR

AP II Salurkan APD Penanganan COVID-19 ke Beberapa RS di Banten

Jakarta, Bumntrack.co.id – Sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, PT Angkasa Pura II (Persero) menyalurkan alat perlindungan diri (APD) dan alat kesehatan bagi RSU Tangerang, RSUD Serang dan Pemerintah Provinsi Banten. Bantuan yang disalurkan perseroan berupa hand glove (160 boks), hazmat (4.000 pcs), sepatu boots (108 pcs), thermal gun (20 buah), masker surgical (280 boks), wetkins (150 buah).

“Saya sangat senang sekali PT Angkasa Pura II memberikan bantuan. Berapa pun besar/kecilnya bantuan, yang penting terpanggil karena kemanusiaan. Ada tangung jawab moral bahwa memang krisis covid-19 ini harus menjadi perhatian,” ujar Gubernur Banten, Wahidin Halim dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (16/4).

Adapun bantuan APD tersebut diserahkan kepada RSU Tangerang berupa Hand glove (40 boks), hazmat (1.000 pcs), sepatu boots (36 pcs), thermal gun (5 buah), masker surgical (80 boks) dan wetkins (50 buah). Sedangkan RSUD Serang berupa Hand glove (40 boks), hazmat (1.000 pcs), sepatu boots (36 pcs), thermal gun (5 buah), masker surgical (80 boks) dan wetkins (50 buah). Untuk Pemprov Banten diserahkan bantuan Hand glove (80 boks), hazmat (2.000 pcs), sepatu boots (36 pcs), thermal gun (5 buah), masker surgical (120 box) dan wetkins (50 buah).

“Pandemi COVID-19 ini menghadirkan tantangan bagi kita semua, dan sudah seharusnya kita bersatu untuk mengatasinya. Semoga APD dan perlengkapan medis yang disalurkan hari ini dapat mencukupi kebutuhan penanganan COVID-19 di Banten. Kami mengajak pihak-pihak lainnya juga dapat turut membantu untuk memperkuat ketersediaan APD dan peralatan medis di Banten, dan wilayah lainnya di Indonesia,” jelas Director of Finance PT Angkasa Pura II, Wiweko Probojakti.

Adapun PT Angkasa Pura II juga sudah ditetapkan sebagai Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN untuk wilayah Banten. Sejalan dengan hal tersebut, perseroan mengkoordinasikan BUMN lain di wilayah Banten untuk dapat membantu penanganan COVID-19.

“PT Angkasa Pura II berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjalankan berbagai program dalam rangka membantu penanganan pandemi ini,” jelasnya.

Adapun untuk turut mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, PT Angkasa Pura II saat ini sudah menetapkan status Minimum Operation terhadap Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten. Melalui status Minimum Operation, Soekarno-Hatta hanya membuka layanan di Terminal 1A, Terminal 2D, Terminal 2E dan Terminal 3. Sementara itu, Terminal 1B, 1C, dan 2F tidak dioperasikan. Dengan demikian, alur penumpang di bandara dapat dikondisikan dan personel di lapangan juga bisa menerapkan kerja dari rumah (work from home/WFH) sehingga menjaga physical distancing di Soekarno-Hatta.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button