Skip to content
Facebook-color
Created with Sketch.
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Bank BSN Gelar Asset Sales Amankan Aset Non Produktif Rp500 Milyar Lebih
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofyan Noor dalam acara Investor Gathering Asset Sales yang dislenggarakan oleh Bank BSN di Jakarta, Kamis (25/6). Bank BSN mengambil langkah agresif untuk memacu penyehatan kualitas pembiayaan dengan menawarkan portofolio penjualan aset (asset sales) nasional senilai total Rp522,08 miliar kepada para investor dan mitra strategis. Langkah pelepasan portofolio tersebut menjadi salah satu instrumen penting bagi Bank BSN untuk mempercepat pemulihan nilai ekonomi aset serta memperkuat likuiditas perusahaan. Adapun aset yang ditawarkan berada di 25 wilayah operasional di seluruh Indonesia dengan total aset berjumlah 648 unit. Kawasan JABODETABEK dan Jawa Barat mendominasi volume penawaran dengan total 346 unit senilai Rp178,3 miliar. Jawa Tengah dan DIY mencatatkan nilai taksasi jumbo mencapai Rp223,1 miliar dari total 62 unit. Wilayah Sumatera tercatat 145 unit aset dengan nilai Rp56,5 miliar dan sisanya ada di beberapa wilayah lain seperti Kalimantan, Jawa Timur dan Bali serta Sulawesi.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofyan Noor (tengah) didampingi Direktur Risk Management Bank BSN Beki Kanuwa (kedua kiri) dan Kepala Divisi Collection and Asset Management Bank BSN Cuk Hidayat (kanan) berbincang dengan calon investor dalam acara Investor Gathering Asset Sales yang dislenggarakan oleh Bank BSN di Jakarta, Kamis (25/6). Bank BSN mengambil langkah agresif untuk memacu penyehatan kualitas pembiayaan dengan menawarkan portofolio penjualan aset (asset sales) nasional senilai total Rp522,08 miliar kepada para investor dan mitra strategis. Langkah pelepasan portofolio tersebut menjadi salah satu instrumen penting bagi Bank BSN untuk mempercepat pemulihan nilai ekonomi aset serta memperkuat likuiditas perusahaan. Adapun aset yang ditawarkan berada di 25 wilayah operasional di seluruh Indonesia dengan total aset berjumlah 648 unit. Kawasan JABODETABEK dan Jawa Barat mendominasi volume penawaran dengan total 346 unit senilai Rp178,3 miliar. Jawa Tengah dan DIY mencatatkan nilai taksasi jumbo mencapai Rp223,1 miliar dari total 62 unit. Wilayah Sumatera tercatat 145 unit aset dengan nilai Rp56,5 miliar dan sisanya ada di beberapa wilayah lain seperti Kalimantan, Jawa Timur dan Bali serta Sulawesi.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofyan Noor (tengah) didampingi Direktur Risk Management Bank BSN Beki Kanuwa (kedua kiri) dan Kepala Divisi Collection and Asset Management Bank BSN Cuk Hidayat (kanan) berbincang dengan calon investor dalam acara Investor Gathering Asset Sales yang dislenggarakan oleh Bank BSN di Jakarta, Kamis (25/6). Bank BSN mengambil langkah agresif untuk memacu penyehatan kualitas pembiayaan dengan menawarkan portofolio penjualan aset (asset sales) nasional senilai total Rp522,08 miliar kepada para investor dan mitra strategis. Langkah pelepasan portofolio tersebut menjadi salah satu instrumen penting bagi Bank BSN untuk mempercepat pemulihan nilai ekonomi aset serta memperkuat likuiditas perusahaan. Adapun aset yang ditawarkan berada di 25 wilayah operasional di seluruh Indonesia dengan total aset berjumlah 648 unit. Kawasan JABODETABEK dan Jawa Barat mendominasi volume penawaran dengan total 346 unit senilai Rp178,3 miliar. Jawa Tengah dan DIY mencatatkan nilai taksasi jumbo mencapai Rp223,1 miliar dari total 62 unit. Wilayah Sumatera tercatat 145 unit aset dengan nilai Rp56,5 miliar dan sisanya ada di beberapa wilayah lain seperti Kalimantan, Jawa Timur dan Bali serta Sulawesi.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofyan Noor (tengah) didampingi Direktur Risk Management Bank BSN Beki Kanuwa (kedua kiri) dan Kepala Divisi Collection and Asset Management Bank BSN Cuk Hidayat (kanan) berbincang dengan calon investor dalam acara Investor Gathering Asset Sales yang dislenggarakan oleh Bank BSN di Jakarta, Kamis (25/6). Bank BSN mengambil langkah agresif untuk memacu penyehatan kualitas pembiayaan dengan menawarkan portofolio penjualan aset (asset sales) nasional senilai total Rp522,08 miliar kepada para investor dan mitra strategis. Langkah pelepasan portofolio tersebut menjadi salah satu instrumen penting bagi Bank BSN untuk mempercepat pemulihan nilai ekonomi aset serta memperkuat likuiditas perusahaan. Adapun aset yang ditawarkan berada di 25 wilayah operasional di seluruh Indonesia dengan total aset berjumlah 648 unit. Kawasan JABODETABEK dan Jawa Barat mendominasi volume penawaran dengan total 346 unit senilai Rp178,3 miliar. Jawa Tengah dan DIY mencatatkan nilai taksasi jumbo mencapai Rp223,1 miliar dari total 62 unit. Wilayah Sumatera tercatat 145 unit aset dengan nilai Rp56,5 miliar dan sisanya ada di beberapa wilayah lain seperti Kalimantan, Jawa Timur dan Bali serta Sulawesi.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Roni Mawardi
June 25, 2026
E-magazine Tahun XIX Edisi 178 - 2026
Bank BSN Gelar Asset Sales Amankan Aset Non Produktif Rp500 Milyar Lebih
Roni Mawardi
June 25, 2026
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofyan Noor dalam acara Investor Gathering Asset Sales yang dislenggarakan oleh Bank BSN di Jakarta, Kamis (25/6). Bank BSN mengambil langkah agresif untuk memacu penyehatan kualitas pembiayaan dengan menawarkan portofolio penjualan aset (asset sales) nasional senilai total Rp522,08 miliar kepada para investor dan mitra strategis. Langkah pelepasan portofolio tersebut menjadi salah satu instrumen penting bagi Bank BSN untuk mempercepat pemulihan nilai ekonomi aset serta memperkuat likuiditas perusahaan. Adapun aset yang ditawarkan berada di 25 wilayah operasional di seluruh Indonesia dengan total aset berjumlah 648 unit. Kawasan JABODETABEK dan Jawa Barat mendominasi volume penawaran dengan total 346 unit senilai Rp178,3 miliar. Jawa Tengah dan DIY mencatatkan nilai taksasi jumbo mencapai Rp223,1 miliar dari total 62 unit. Wilayah Sumatera tercatat 145 unit aset dengan nilai Rp56,5 miliar dan sisanya ada di beberapa wilayah lain seperti Kalimantan, Jawa Timur dan Bali serta Sulawesi.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofyan Noor (tengah) didampingi Direktur Risk Management Bank BSN Beki Kanuwa (kedua kiri) dan Kepala Divisi Collection and Asset Management Bank BSN Cuk Hidayat (kanan) berbincang dengan calon investor dalam acara Investor Gathering Asset Sales yang dislenggarakan oleh Bank BSN di Jakarta, Kamis (25/6). Bank BSN mengambil langkah agresif untuk memacu penyehatan kualitas pembiayaan dengan menawarkan portofolio penjualan aset (asset sales) nasional senilai total Rp522,08 miliar kepada para investor dan mitra strategis. Langkah pelepasan portofolio tersebut menjadi salah satu instrumen penting bagi Bank BSN untuk mempercepat pemulihan nilai ekonomi aset serta memperkuat likuiditas perusahaan. Adapun aset yang ditawarkan berada di 25 wilayah operasional di seluruh Indonesia dengan total aset berjumlah 648 unit. Kawasan JABODETABEK dan Jawa Barat mendominasi volume penawaran dengan total 346 unit senilai Rp178,3 miliar. Jawa Tengah dan DIY mencatatkan nilai taksasi jumbo mencapai Rp223,1 miliar dari total 62 unit. Wilayah Sumatera tercatat 145 unit aset dengan nilai Rp56,5 miliar dan sisanya ada di beberapa wilayah lain seperti Kalimantan, Jawa Timur dan Bali serta Sulawesi.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofyan Noor (tengah) didampingi Direktur Risk Management Bank BSN Beki Kanuwa (kedua kiri) dan Kepala Divisi Collection and Asset Management Bank BSN Cuk Hidayat (kanan) berbincang dengan calon investor dalam acara Investor Gathering Asset Sales yang dislenggarakan oleh Bank BSN di Jakarta, Kamis (25/6). Bank BSN mengambil langkah agresif untuk memacu penyehatan kualitas pembiayaan dengan menawarkan portofolio penjualan aset (asset sales) nasional senilai total Rp522,08 miliar kepada para investor dan mitra strategis. Langkah pelepasan portofolio tersebut menjadi salah satu instrumen penting bagi Bank BSN untuk mempercepat pemulihan nilai ekonomi aset serta memperkuat likuiditas perusahaan. Adapun aset yang ditawarkan berada di 25 wilayah operasional di seluruh Indonesia dengan total aset berjumlah 648 unit. Kawasan JABODETABEK dan Jawa Barat mendominasi volume penawaran dengan total 346 unit senilai Rp178,3 miliar. Jawa Tengah dan DIY mencatatkan nilai taksasi jumbo mencapai Rp223,1 miliar dari total 62 unit. Wilayah Sumatera tercatat 145 unit aset dengan nilai Rp56,5 miliar dan sisanya ada di beberapa wilayah lain seperti Kalimantan, Jawa Timur dan Bali serta Sulawesi.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofyan Noor (tengah) didampingi Direktur Risk Management Bank BSN Beki Kanuwa (kedua kiri) dan Kepala Divisi Collection and Asset Management Bank BSN Cuk Hidayat (kanan) berbincang dengan calon investor dalam acara Investor Gathering Asset Sales yang dislenggarakan oleh Bank BSN di Jakarta, Kamis (25/6). Bank BSN mengambil langkah agresif untuk memacu penyehatan kualitas pembiayaan dengan menawarkan portofolio penjualan aset (asset sales) nasional senilai total Rp522,08 miliar kepada para investor dan mitra strategis. Langkah pelepasan portofolio tersebut menjadi salah satu instrumen penting bagi Bank BSN untuk mempercepat pemulihan nilai ekonomi aset serta memperkuat likuiditas perusahaan. Adapun aset yang ditawarkan berada di 25 wilayah operasional di seluruh Indonesia dengan total aset berjumlah 648 unit. Kawasan JABODETABEK dan Jawa Barat mendominasi volume penawaran dengan total 346 unit senilai Rp178,3 miliar. Jawa Tengah dan DIY mencatatkan nilai taksasi jumbo mencapai Rp223,1 miliar dari total 62 unit. Wilayah Sumatera tercatat 145 unit aset dengan nilai Rp56,5 miliar dan sisanya ada di beberapa wilayah lain seperti Kalimantan, Jawa Timur dan Bali serta Sulawesi.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Galeri Foto
Bukan Sekadar Estetik, Desain Hunian Juga Harus Punya Nilai Bisnis
Nanang Hendarno, Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini
‘Spin-Off’ InfraCo ke InfraNexia
KICK-OFF BTN HOUSINGPRENEUR BATCH 3
BTN Buka Akses KPR hingga 40 Tahun
Peluncuran IPOT X AI-Native Trading Intelligence
Bank BSN Perkuat Ekosistem Emas Syariah, Buka Peluang Investasi Berkah
Langkah Strategis Bank BSN Gandeng PPA, Bidik Penguatan Bisnis dan Pembiayaan Syariah
Perkuat Ekonomi Umat, Bank BSN Silaturahmi dengan Menteri Agama
BSN Serbu Bandung, Layanan Digital Dikerahkan Masuk Merchant