BERITA

BRI Ekspansi ke Segmen Konsumer, Perkuat Sinergi Pasar Pembiayaan

Bumntrack.co.id. Jakarta – Dalam rangka memperluas ekspansi di segmen konsumer, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui anak usaha PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) terus memperkuat sinergi pembiayaan. Pasalnya, industri multifinance memiliki prospek cerah seiring kondisi ekonomi Indonesia yang relatif tangguh menghadapi potensi resesi global tahun ini. Sinergi dalam mengoptimalkan pasar pembiayaan pun dilakukan dengan menjadikan BRI Finance sebagai single gateway loan di BRI Group.

“Sinergi tersebut dapat menjadi aspirasi perseroan untuk terus tumbuh dan berkembang bersama melalui penciptaan economic dan social value bagi stakeholder,” kata Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto di Jakarta, Senin (26/6/23).

Menurutnya, BRI sebagai induk perusahaan mendukung ekspansi bisnis BRI Finance melalui aksi korporasi penerbitan obligasi. Aksi korporasi dilakukan BRI Finance melalui sinergi dengan PT BRI Danareksa Sekuritas. Adapun nilai penerbitan obligasi oleh BRI Finance tersebut mencapai sebesar Rp500 miliar yang terbagi dalam dua seri, yaitu Seri A dengan tenor 370 hari kalender dengan rentang kupon penawaran 5,75% – 6,35%. Seri B dengan tenor tiga tahun dengan rentang kupon penawaran 6,35% – 7,00% sejak tanggal emisi. Suku bunganya akan ditentukan kemudian. Penawaran awal obligasi BRI Finance dimulai pada 14-21 Juni 2023, dengan rencana dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2023.
Dalam aksi korporasi ini, BRI Finance telah menggenggam rating idAA alias double A dari lembaga pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Adapun penjamin pelaksana emisi obligasi dari BRI Finance adalah PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT BCA Sekuritas, sementara wali amanat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Produk BRI Finance yaitu fasilitas dana pun bisa diakses di super app BRImo yang mampu menghasilkan kurang lebih 900 lead untuk fasilitas dana. Adapun terkait ekspansi di segmen konsumer, Catur menjelaskan sejak tahun 2020 anak usaha BRI tersebut diarahkan untuk melakukan transformasi berupa switching portfolio. BRI Finance semula berfokus pada pembiayaan komersial atau produktif menjadi fokus pada pembiayaan konsumer.

“Di industri pembiayaan, BRI Group memiliki aspirasi mendorong BRI Finance menjadi perusahaan multifinance dengan total aset di atas Rp10 triliun pada 2024. Hal tersebut diraih dengan fokus pada pembiayaan konsumer,” tambahnya.

Oleh karena itu, secara bertahap sejak tahun 2018, BRI Finance menghadirkan beragam layanan produk, seperti pembiayaan mobil baru, pembiayaan mobil bekas, kemudian sepeda motor yang fokus untuk melayani BRI Group dan fleet.
Sementara di segmen korporasi atau perusahaan, BRI Finance menawarkan produk terkait Car Ownership Program (COP), Motor Ownership Program (MOP), hingga produk Sewa Operasi.

Artikel Terkait

Back to top button